Palangka Raya

Pemko Awasi Harga dan Ketersediaan Bapok

76
×

Pemko Awasi Harga dan Ketersediaan Bapok

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA : Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat diwawancarai awak media, Senin (2/3/2026).FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya tak hanya menyoroti kesiapan infrastruktur jalan saja. Tapi juga mulai memperkuat pengawasan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Hari Raya Idulfitri.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan, momentum Ramadan hingga Lebaran identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Permintaan sejumlah komoditas seperti ayam ras dan daging diprediksi mengalami lonjakan signifikan.

Menurut dia, Pemko Palangka Raya telah mengantisipasi potensi gejolak harga dengan memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan stok tersedia di pasaran. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran kelangkaan pangan.

“Menjelang Lebaran biasanya permintaan meningkat. Karena itu, kami mulai menata dan mempersiapkan ketersediaan kebutuhan tersebut agar tidak terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang memberatkan masyarakat,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Selain aspek ekonomi, Pemko Palangka Raya juga tetap memperhatikan kelancaran aktivitas warga. Meski Palangka Raya bukan jalur utama arus mudik lintas provinsi, pergerakan masyarakat di dalam kota diperkirakan meningkat, terutama menjelang puncak Lebaran.

Koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng tetap dilakukan apabila ditemukan kerusakan jalan pada ruas lintas kewenangan pusat atau provinsi. Namun, fokus utama pemerintah kota tetap pada perbaikan jalan dalam wilayah kota.

Di sektor transportasi, Dinas Perhubungan setempat juga akan melakukan ramp check untuk memastikan kendaraan angkutan umum laik jalan dan aman digunakan masyarakat selama Ramadan dan masa mudik.

Fairid menekankan bahwa menjaga kondusivitas kota merupakan tanggung jawab bersama, mencakup stabilitas ekonomi, kelancaran transportasi, pelayanan publik, hingga keamanan lingkungan.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menjalani Ramadan sampai Lebaran dengan tenang, tanpa ada gangguan aktivitas maupun persoalan kebutuhan pokok,” harapnya. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *