Palangka Raya

Asap Pekat Menyelimuti Kota, Pemko Bagikan 5.000 Masker dan Susu

24
×

Asap Pekat Menyelimuti Kota, Pemko Bagikan 5.000 Masker dan Susu

Sebarkan artikel ini
BAGIKAN MASKER : Pemko Palangka Raya melalui Dinkes bagikan 5.000 masker dan susu kepada pengendara dan masyarakat di depan Gedung Sangkuwong Jalan Diponegoro, Rabu (7/10/26) pagi. FOTO : IFA/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya semakin gencar bagikan sebanyak 5.000 masker dan susu kepada pengendara dan masyarakat di depan Gedung Sangkuwong Jalan Diponegoro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Rabu (7/10/26) pagi.

Sebelumnya hal serupa juga dibagikan pada Senin (5/10/26) di depan Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya sebanyak 1.000 paket.

Kepala Dinkes Kota Palangka Raya Riduan mengatakan, pembagian tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Palangka Raya sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan warga di tengah kondisi kabut asap.

“Pagi hari ini sesuai jadwal kami, kami akan membagikan 5.000 masker, kemudian susu juga,” kata Riduan.

Ia menyebut pembagian masker dan susu tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Dinkes akan kembali menjadwalkan pembagian pada pekan berikutnya dengan lokasi yang kemungkinan berpindah menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kita upayakan, kita akan bagi beberapa waktu ke depan. Kita jadwalkan lagi, mungkin tempatnya akan berpindah di lokasi lain,” ujarnya.

Menurut Riduan, Pemko belum dapat memastikan jumlah titik pembagian dalam satu bulan. Namun, selama kondisi kabut asap masih membutuhkan penanganan dan stok tersedia, pembagian akan terus dilakukan secara berkala.

“Yang jelas nanti kita lihat di lapangan. Insyaallah Pemko memperhatikan warganya. Makanya Dinkes akan membagikan rutin masker dan susu yang telah disiapkan,” katanya.

Untuk kegiatan kali ini, seluruh 5.000 masker dan paket susu dibagikan di kawasan depan Gedung Sangkuang kepada masyarakat yang melintas.

Riduan menjelaskan, susu yang dibagikan berfungsi sebagai suplemen untuk membantu menjaga kondisi tubuh masyarakat di tengah paparan kabut asap.

“Fungsi yang utama meningkatkan daya tahan tubuh. Yang kedua memperbaiki sirkulasi paru,” jelasnya.

Terkait kondisi kesehatan warga, Riduan menyebut kasus ISPA pada hari sebelumnya tercatat 81 kasus di seluruh Kota Palangka Raya. Ia menilai angka tersebut belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Di tengah kondisi kabut asap, Dinkes juga mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan untuk segera mendapatkan pelayanan medis.

Khusus warga yang mengalami mata merah, gatal atau gangguan pada mata, Riduan menyarankan agar mendatangi fasilitas kesehatan.

“Bagi warga kita yang mengalami sakit mata, mata merah, gatal, upayakan datang ke fasilitas kesehatan yang ada. Insyaallah di sana akan dilayani,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, warga diminta menggunakan masker.

“Kalau keluar rumah memakai masker. Kalau batuk pilek, sesegera mungkin berobat ke puskesmas,” imbaunya.

Dinkes Kota Palangka Raya juga telah menyiapkan ruang oksigen yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan.

Riduan menegaskan, pembagian masker dan susu akan terus dilakukan selama persediaan masih tersedia.

“Selama stok itu ada, kita akan membagikan terus,” pungkasnya. (ifa/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *