PALANGKA RAYA – Ribuan warga memadati kawasan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Kamis (12/2/2026) untuk mengikuti Pawai Tarhib menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Tidak hanya menjadi ajang syiar menyongsong bulan suci, kegiatan tersebut juga menghadirkan warna-warni kreativitas peserta dari berbagai kalangan.
Sejak pagi, pelajar dari tingkat MIN, MTsN/MTs, SMA/MAN sederajat hingga mahasiswa tampak berbaris rapi dengan beragam atribut bernuansa Islami. Sejumlah peserta menampilkan miniatur masjid, replika bedug, poster bertema pesan damai Ramadan, hingga busana muslim seragam yang menarik perhatian masyarakat di sepanjang rute.
Pawai yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pemerintah Kota Palangka Raya ini secara resmi dilepas Gubernur Agustiar Sabran didampingi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.
Dalam keterangannya, Fairid menekankan, Pawai Tarhib bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang ekspresi generasi muda untuk menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam. “Kegiatan ini bukan hanya menyambut Ramadan, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Fairid juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat solidaritas sosial. “Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih, saling memaafkan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.
Fairid berharap, semangat yang terlihat dalam pawai tersebut dapat terus terjaga sepanjang bulan suci. “Semoga kebersamaan hari ini menjadi awal yang baik untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh khusyuk dan kedamaian,” harapnya.
Sepanjang rute dari Bundaran Besar menuju Jalan Imam Bonjol, dilanjutkan ke Jalan Diponegoro hingga berakhir di Jalan Wahidin Sudirohusodo, masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam. Sementara pedagang kaki lima turut meramaikan suasana di tepi jalan.
Nuansa religius terasa kental dengan lantunan salawat dan takbir yang menggema sepanjang perjalanan. Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang siang itu berjalan tertib dengan pengamanan dari aparat dan dukungan berbagai pihak.
Melalui pawai ini, diharapkan semangat menyambut Ramadan tidak hanya dirasakan sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Palangka Raya dan sekitarnya. (ifa/ens)












