PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Pipit Setyorini menegaskan, pentingnya keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat sebagai bagian strategis untuk menyukseskan delapan program prioritas pembangunan nasional atau Asta Cita.
“Aspirasi warga bukan sekadar keluhan, tetapi cerminan kebutuhan riil di lapangan sekaligus tolok ukur bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi sejauh mana program-program prioritas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, harapan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, sejalan dengan Asta Cita tentang kemandirian pangan. Hal ini menunjukkan bahwa aspirasi warga justru menjadi penguat arah kebijakan nasional.
“Aspirasi masyarakat yang menginginkan kehadiran negara dalam mendukung pengembangan usaha, penguatan koperasi desa, serta peningkatan kualitas sumber daya tenaga kerja agar lebih siap bersaing,” ujarnya.
Pipit menyampaikan, bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi daerah. Ia menekankan pentingnya peningkatan akses telekomunikasi, pembangunan listrik desa, serta pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu tumbuh sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
“Asta Cita tidak hanya berbicara soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, dan pembangunan yang berangkat dari desa,” lugasnya.
Ia menegaskan, bahwa setiap aspirasi masyarakat harus dimaknai sebagai bagian dari strategi besar pembangunan. Dengan merealisasikan tuntutan warga, pemerintah daerah secara langsung ikut memperkuat keberhasilan program prioritas nasional.
“Kami di DPRD akan terus mengawal aspirasi masyarakat. Harapan kami, semua masukan ini benar-benar menjadi prioritas dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah,” ungkapnya. (rdi/rdo)












