Hangatnya Perayaan Natal di Kalteng
Natal di Bumi Tambun Bungai, julukan Kalimantan Tengah (Kalteng) tak sekadar menjadi agenda perayaan keagamaan, melainkan ruang kebersamaan dan menghadirkan pesan kuat tentang persaudaraan di tengah perbedaan. Momen tersebut tergambar ketika Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, hadir dalam Open House Natal di kediaman Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan.
RICKY THEODORUS, Palangka Raya
Di rumah jabatan Kapolda, suasana hangat tercipta tanpa sekat. Senyum, jabat tangan, dan sapaan akrab menjadi bahasa yang menyatukan. Kehadiran Gubernur bersama jajaran Forkopimda menjadi simbol bahwa perbedaan keyakinan tak pernah menjadi jarak dalam membangun Kalimantan Tengah.
Momentum Natal menjadi titik temu lintas unsur, mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para pemangku kepentingan. Di momen hari besar keagamaan, kebersamaan justru terasa semakin kuat. “Kalimantan Tengah adalah rumah besar bagi semua. Natal membawa pesan damai, sukacita, dan semangat persaudaraan yang harus terus kita rawat,” ucap Gubernur.
Kehadiran pemerintah daerah dalam perayaan keagamaan umat Kristiani merupakan wujud nyata toleransi,
bukan sekadar seremoni. Di tengah keberagaman, kebersamaan menjadi fondasi menjaga keharmonisan sosial.
Didampingi Wakil Gubernur Kalteng, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, serta kepala OPD, Gubernur juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Kalimantan Tengah, seraya berharap nilai kasih dan damai Natal menular ke seluruh lapisan masyarakat.
Suasana keakraban kian terasa ketika Gubernur Agustiar Sabran menghibur para tamu dengan alunan lagu, disambut tepuk tangan dan senyum hangat hadirin. Momen sederhana itu menjadi cermin kebersamaan yang tumbuh alami, tanpa sekat jabatan.
Selain bersilaturahmi, Gubernur juga meninjau rumah jabatan Kapolda Kalteng yang baru selesai direnovasi, menandai sinergi yang terus terawat antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian.
Melalui momentum Natal ini juga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap nilai toleransi, persatuan, dan gotong royong terus hidup dalam keseharian masyarakat.
Momentum Natal tahun ini pun menjadi pengingat, bahwa di tengah keberagaman, Kalimantan Tengah tetap satu, aman, harmonis, dan sejahtera. (ter/rdo/end)












