DPRD Palangka Raya

NasDem Minta Sumber Lonjakan PAD Dibuka

23
×

NasDem Minta Sumber Lonjakan PAD Dibuka

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Fraksi NasDem Erlan Audri.

PALANGKA RAYA – Fraksi Partai NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya minta pemerintah menjelaskan secara terukur sumber kenaikan target pendapatan asli daerah (PAD) dalam RAPBD 2027 yang mencapai 41,73 persen. Target tersebut perlu didukung data potensi penerimaan yang jelas agar tidak membebani masyarakat dan dunia usaha.

Permintaan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi Partai NasDem Erlan Audri dalam pemandangan umum terhadap Nota Keuangan RAPBD Kota Palangka Raya 2027, belum lama ini. Dalam rancangan anggaran tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp 1,4 triliun atau meningkat 17,29 persen dibandingkan pagu murni 2026.

PAD ditargetkan mencapai Rp 509,4 miliar, naik dari pagu murni 2026 sebesar Rp 359,4 miliar. Sementara pendapatan transfer ditargetkan Rp 888,5 miliar atau meningkat 6,09 persen.

NasDem memandang peningkatan PAD sebagai peluang memperkuat kemandirian fiskal daerah. Namun kenaikan target tersebut harus disertai strategi realistis dan didukung pemetaan potensi penerimaan.

“Peningkatan PAD harus dilakukan melalui optimalisasi potensi penerimaan, perbaikan sistem administrasi, digitalisasi pemungutan, penguatan basis data wajib pajak dan wajib retribusi, serta peningkatan kepatuhan, bukan melalui kebijakan yang menambah beban masyarakat secara tidak proporsional,” demikian penegasan Fraksi NasDem dalam pemandangan umumnya.

Fraksi tersebut meminta pemerintah memaparkan sumber utama kenaikan target PAD sebesar 41,73 persen. Penjelasan juga diperlukan mengenai dukungan basis data potensi pajak dan retribusi serta sektor ekonomi yang akan menjadi sumber pertumbuhan pendapatan.

“NasDem mempertanyakan langkah pemerintah dalam mencegah kebocoran penerimaan daerah dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak maupun retribusi,” terangnya.

Menurut fraksi tersebut, optimalisasi pendapatan tidak cukup hanya dilakukan dengan menaikkan target. Pemerintah perlu memperbaiki sistem administrasi, memperkuat pengawasan, dan memastikan potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap dapat dioptimalkan. “NasDem juga mengingatkan agar kebijakan peningkatan PAD tidak menghambat aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha,” katanya.

Pemerintah perlu memastikan strategi pemungutan pajak dan retribusi berjalan secara proporsional, sehingga upaya memperbesar pendapatan daerah tetap sejalan dengan iklim usaha yang sehat.

Melalui pembahasan RAPBD 2027, Fraksi NasDem berharap target PAD yang meningkat dapat dicapai melalui tata kelola penerimaan yang transparan, akuntabel, dan berbasis potensi riil daerah. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *