PALANGKA RAYA – Upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan harga kebutuhan pokok perlu diperkuat melalui program yang langsung menyentuh kebutuhan rumah tangga.
Salah satunya melalui gerakan pangan murah (GPM) yang diharapkan dapat diperluas lagi ke lebih banyak wilayah di Kota Palangka Raya.
Wakil Ketua I Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Hap Baperdu menilai, GPM menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan GPM oleh Pemerintah Kota Palangka Raya di Kantor Kelurahan Kalampangan, Kamis (15/10/2026) lalu.
Menurut Hap, ketersediaan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terlebih, kebutuhan pangan merupakan pengeluaran rutin yang harus dipenuhi setiap rumah tangga.
“Program pangan murah ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam hingga ikan segar dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Hap menegaskan, manfaat GPM tidak hanya dirasakan melalui penghematan belanja masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga komoditas pangan.
Karena itu, ia berharap pelaksanaan program tersebut tidak berhenti di wilayah tertentu. Perluasan lokasi kegiatan dinilai penting agar masyarakat di berbagai kelurahan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.
“Program seperti ini perlu terus didorong dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Kami berharap GPM dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Palangka Raya agar manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (ifa)












