DPRD Palangka Raya

Ketua Dewan Ajak Kader HMI Jadi Agen Perubahan

27
×

Ketua Dewan Ajak Kader HMI Jadi Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini
MOTIVASI : Ketua DPRD Palangka Raya Subandi memberi motivasi sekaligus materi kepemimpinan kepada peserta LK II HMI Cabang Palangka Raya, Senin (12/10/2026) lalu. FOTO HUMAS DPRD UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Subandi mendorong kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) agar mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikanSubandi saat memberikan motivasi sekaligus materi kepemimpinan kepada peserta Latihan Kader II (LK II) HMI Cabang Palangka Raya, Senin (12/10/2026) lalu.

Subandi menilai, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Karena itu, kaderisasi organisasi tidak cukup hanya membentuk kemampuan intelektual, tetapi juga harus menumbuhkan integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

“Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, aktif berorganisasi, dan menumbuhkan kepekaan terhadap persoalan masyarakat,” pesannya.

Menurut dia, kepekaan terhadap persoalan masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan lingkungan sekaligus berkontribusi dalam mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Ia juga menegaskan, kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan jabatan dan kekuasaan. Lebih dari itu, seorang pemimpin harus mampu memberikan teladan, menginspirasi orang lain, serta menghadirkan perubahan yang berdampak positif.

“Pemimpin yang hebat bukan hanya mampu menggerakkan orang lain, tetapi juga mampu memberikan teladan, menginspirasi perubahan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Subandi menambahkan, seorang pemimpin perlu memiliki visi yang jelas, kemampuan berpikir kritis, serta komunikasi yang baik. Kemampuan tersebut juga harus diimbangi dengan kebijaksanaan dalam menghadapi perbedaan dan keberanian mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan bersama.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan. Melalui proses tersebut, kader dapat belajar membangun komunikasi, memahami perbedaan pandangan, serta melatih tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Subandi berharap, melalui LK II HMI Cabang Palangka Raya, para kader semakin matang dalam membangun karakter dan memperluas wawasan kebangsaan.

Ia ingin kader mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan bermasyarakat. “Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, aktif berorganisasi, dan menumbuhkan kepekaan terhadap persoalan masyarakat,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kepentingan bersama sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Dengan prinsip tersebut, kader HMI diharapkan mampu tumbuh menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa.

Subandi menegaskan, kepemimpinan yang baik pada akhirnya harus memberikan manfaat bagi orang lain. Karena itu, kader mahasiswa diharapkan mampu menjadikan proses kaderisasi sebagai bekal untuk mengembangkan diri sekaligus mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *