Pulang Pisau

Kepala BNPB dan Kasat TNI AD Meninjau Penanganan Karhutla di Pulang Pisau

26
×

Kepala BNPB dan Kasat TNI AD Meninjau Penanganan Karhutla di Pulang Pisau

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi bersama Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita saat meninjau salah satu lokasi karhutla di Jalan Trans Kalimantan Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (19/10/2026). Foto: Ung

PULANG PISAU – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi bersama Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (19/10/2026).

Kedatangan Kepala BNPB bersama Kepala Staf TNI AD disambut Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H Edy Pratowo, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Bupati H Ahmad Rifa’i bersama Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta dan pejabat lainnya di salah satu lokasi karhutla di Jalan Trans Kalimantan (Depan Christiany Center) Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau untuk meninjau dan melihat dari dekat proses penanganan pemadaman karhutla sebelum melaksanakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Aula Banama Tingang Setda Pulang Pisau.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H Edy Pratowo menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala BNPB, Kasat TNI AD beserta rombongan di Bumi Tambun Bungai Kalimantan Tengah.

” Kehadiran bapak Kepala BNPB dan bapak Kasad TNI AD menjadi momentum untuk mempererat koordinasi, memperkuat sinergi dan menyatukan langkah untuk memastikan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dapat berjalan semakin optimal, ” kata Wagub H Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubenur Kalteng H Agustiar Sabran

Edy Pratowo mengatakan bahwa Kalimantan Tengah memiliki wilayah luas dengan karakteristik geografis beragam, termasuk kawasan hutan dan lahan gambut ditambah kemarau panjang akibat El Nino sehingga penanganan karhutla menghadapi tantangan besar.

” Dalam upaya penanggulangan karhutla kita menghadapi tantangan berupa akses menuju lokasi kebakaran yang tidak selalu mudah, keterbatasan sumber air disejumlah wilayah, kebutuhan personil dan peralatan yang lebih memadai. Namun dengan BNPB, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, Manggala Agni, dan unsur terkait lainnya pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi, evaluasi dan langkah-langkah penanganan karhutla. Karena bagi kita, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama, ” kata Edy Pratowo. Ung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *