Pulang Pisau

Sekat Kanal Sepanjang 1,4 Km dan Sumur Bor Dukung Penanganan Karhutla di Taruna

69
×

Sekat Kanal Sepanjang 1,4 Km dan Sumur Bor Dukung Penanganan Karhutla di Taruna

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan didampingi Kapolres Pulang Pisau AKBP Muhammad Aminuddin dan PJU Polda Kalteng meninjau langsung upaya penanganan karhutla di Desa Taruna Kecamatan Jabiren Raya, Jumat (16/10/2026). Foto: Ung

PULANG PISAU – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan didampingi Kapolres Pulang Pisau AKBP Muhammad Aminuddin meninjau langsung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan karhutla) di Desa Tanjung Taruna, tepatnya di Hendel Asio Kecamatan Jabiren Raya, Jumat (16/10/2026).

” Hari ini kita berada di Desa Tanjung Taruna untuk melihat penanganan langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan

Kapolda menjelaskan, bahwa titik kebakaran lahan di Desa Tanjung Taruna ini ini berawal dari perbatasan Palangkaraya dan kemudian meluas sampai dengan Pulang Pisau.

Iwan juga menegaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan saat ini bersama Satgas yang tergabung dengan TNI, BPBD, Manggala Agni dan MPA terus melakukan pemadaman.

Dimana, proses pemadaman didaerah ini tegas Iwan, harus menggunakan strategi khusus.

” Karena kalau tidak dilakukan, itu nanti kebakaran bisa menyebar ke Taman Nasional Sebangau. Oleh sebab itu, kita bersama-sama Satgas membuat sekat bakar sepanjang 1,4 km untuk mencegah dan mengantisipasi kebakaran semakin meluas.

” Disepanjang sekat tesebut juga di buat titik-titik sumur bor untuk mendapatkan sumber air. Nah, ketika sumur bor sudah ada kemudian tim bergerak untuk masuk kedalam melakukan pemadaman, ” tegas Iwan Kurniawan

Sejauh ini tegas Kapolda, Satgas Karhutla sudah bisa memadamkan apinya. Namun demikian, kita tuhu bahwa lokasi yang terbaik ini adalah lahan gambut, yang kadang kala api yang dibawah masih ada dan menimbulkan asap.

Sehingga diperlukan upaya pembahasan dan pendinginan, dan hari ini kita terus melakukan pembasahan supaya titik apa dan asap tidak muncul kembali.

” Kita sudah membagi timnya, bahkan mereka bekerja siang dan malam selama 24 jam sehingga kalau ada api langsung dipadamkan, ” pungkas Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan. Ung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *