Ada Tiga Wilayah Prioritas Penanganan Karhutla di Kobar
PANGKALAN BUN – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas areanya. Di tengah situasi yang semakin mendesak, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla mengambil langkah fokus upaya pemadaman pada wilayah yang dinilai menjadi prioritas.
Bupati Kobar Nurhidayah menyatakan, ada sejumlah titik yang ditetapkan sebagai prioritas pemadaman. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pemadaman dan mengurangi dampak asap yang dirasakan masyarakat. Untuk itu, bupati minta pusat segera turun membantu menangani karhutla di wilayah itu.
“Dalam skala kewilayahan, personel sudah menangani hampir semua laporan kejadian kebakaran. Namun tentunya ini ada yang menjadi prioritas, yakni di wilayah Jalan Kotawaringin, kawasan Tanjung Putri, serta kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Puting,” kata bupati usai meninjau lokasi karhutla di kilometer 9, Jalan Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Minggu (11/10/2026).
Nurhidayah mengakui, karhutla yang meluas membuat personel terpaksa harus terbagi ke beberapa titik penanganan penyumbang asap cukup besar. Ia menyebut, kondisi terkini kabut asap di wilayah Kobar yang pekat mencapai level membahayakan.
“Tiga hari terakhir, kabut asap sangat pekat dan berbahaya. Dampaknya kasus ISPA meningkat, penerbangan pun beberapa kali ditunda hingga dicancel. Kondisi ini jangan sampai dianggap sepele. Kami harapkan pemerintah pusat turun langsung. Mohon bantu kami segera turunkan bantuan,” ungkapnya.
Bupati juga turut mengapresiasi atas keterlibatan berbagai unsur yang tengah bekerja keras di lapangan, termasuk memberikan support kepada masyarakat yang secara sukarela berjibaku melawan api dengan penuh resiko. Ia menyadari kemampuan dan personel maupun sarana prasarana yang dimiliki, saat ini masih terbatas sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak demi memaksimalkan upaya pemadaman.
“Kepada relawan yang berjuang dalam penanganan kebakaran hutan di TNTP, Bunda harap jangan kendor, jangan menyerah. Kita berjuang bersama menyelamatkan lingkungan. Kementerian Kehutanan rencana nanti akan meninjau langsung lokasi di sana. Kita tetap buktikan bahwa dengan segala keterbatasan, ada besarnya semangat juang memadamkan api,” tuturnya. (fit)












