Kotawaringin Barat

46 Kafilah Kobar Siap Mengikuti FSQ XII Kalteng di Kapuas

24
×

46 Kafilah Kobar Siap Mengikuti FSQ XII Kalteng di Kapuas

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN: Bupati Kobar Nurhidayah melepas keberangkatan kafilah Kobar mengikuti FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Senin (12/10/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Setelah Pelepasan oleh Bupati Nurhidayah

PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah secara resmi melepas kafilah daerah Kobar yang akan mengikuti Festival Seni dan Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026. Mereka diberangkatkan menuju ke Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, sebagai tuan rumah penyelenggara.

Sebanyak 46 anggota kafilah yang berangkat meliputi 12 orang ofisial, pelatih, dan pendamping, serta 34 peserta yang siap berlaga pada sejumlah cabang lomba. Yakni enam peserta bintang vokalis kategori anak-anak, remaja, dan dewasa, enam peserta pop religi kategori anak-anak, remaja, dan dewasa, 22 peserta rebana remaja.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada pengurus Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI), para pembina, pelatih, pendamping, serta seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri mengikuti festival tingkat provinsi tersebut. Ia berharap, keikutsertaan festival ini menjadikan seni qasidah semakin berkembang sehingga nilai-nilai religius, akhlak mulia, kebersamaan, dan persaudaraan terus tertanam dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya generasi muda.

“Seni Qasidah adalah bagian dari kekayaan budaya bangsa. Maka, jadikanlah ajang perlombaan ini bukan sekadar untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana mengembangkan seni budaya Islami, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni qasidah,” ujarnya.

Bupati pun berpesan kepada seluruh anggota kafilah untuk menjaga semangat, disiplin, kekompakan, dan rasa percaya diri. Ia meminta para peserta agar selain mempersiapkan diri dan menampilkan kemampuan terbaik juga tetap menjunjung tinggi sportivitas dan sikap saling menghormati.

“Saudara-saudara tidak hanya membawa nama pribadi atau organisasi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Kotawaringin Barat. Untuk itu, jagalah nama baik daerah, tunjukkan sikap yang santun, dan jadilah duta daerah yang membanggakan,” pesannya. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *