Palangka Raya

Hujan Turun di Palangka Raya, Isu Malaysia Bantu OMC Dibantah Wawali

54
×

Hujan Turun di Palangka Raya, Isu Malaysia Bantu OMC Dibantah Wawali

Sebarkan artikel ini
Hujan Turun di Palangka Raya, Isu Malaysia Bantu OMC Dibantah Wawali.

PALANGKA RAYA – Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah Kota Palangka Raya di tengah kondisi kering dan kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, hujan yang turun masih belum merata. Salah satunya terpantau di kawasan Jalan Jati.

Turunnya hujan di tengah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kemudian memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Salah satu isu yang beredar menyebut Malaysia turut memberikan bantuan dalam pelaksanaan OMC di Kalimantan karena negara tetangga tersebut ikut terdampak asap karhutla.

Namun, isu tersebut tidak muncul dalam paparan pemerintah saat rapat koordinasi penanganan karhutla yang diikuti Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.

Zaini mengatakan, dalam rapat tersebut, baik Menteri Kehutanan maupun Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak membahas adanya bantuan Malaysia untuk pelaksanaan OMC.

“Tadi tidak dibahas ya oleh Pak Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB,” kata Zaini, Senin (7/9/26).

Ia menegaskan, OMC yang dilaksanakan di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan, merupakan operasi yang dilakukan pemerintah melalui BNPB.

“Yang jelas OMC ini dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini BNPB. Ini dilakukan di beberapa kawasan, termasuk di Kalimantan,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai isu bantuan Malaysia yang beredar di media sosial, Zaini kembali menyatakan dirinya tidak mendengar adanya informasi tersebut dalam rapat.

“Tadi tidak disinggung bantuan dari Malaysia untuk OMC ini,” tegasnya.

Sementara itu, terkait hujan yang mulai turun di sejumlah kawasan Palangka Raya, Zaini menyebut kondisi tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan OMC yang dikoordinasikan BNPB.

“Ya, itu hasil OMC yang dilakukan, yang dikoordinir melalui BNPB,” katanya.

Meski hujan mulai turun, distribusinya belum merata. Sebagian kawasan mendapatkan guyuran hujan, sementara wilayah lainnya masih menghadapi kondisi panas dan kering.

Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan hasil OMC belum serta-merta mengguyur seluruh wilayah Palangka Raya. Di tengah ancaman karhutla yang masih berlangsung, pemerintah masih membutuhkan dukungan kondisi atmosfer yang memungkinkan terbentuknya awan dan turunnya hujan secara lebih luas.

Adapun mengenai kabar Malaysia memberikan bantuan OMC, hingga rapat koordinasi tersebut berlangsung, Zaini mengatakan tidak ada informasi mengenai hal tersebut yang disampaikan dalam paparan pemerintah. (ifa/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *