PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengawasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat agar manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga kurang mampu.
Pengawasan dinilai diperlukan seiring berkembangnya program pendidikan gratis tersebut, termasuk kesiapan sekolah dalam menjalankan pola pendidikan berasrama.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat harus mendapat perhatian secara berkelanjutan, bukan hanya ketika pembangunan fasilitas berlangsung.
DPRD berkepentingan memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan awal dan mampu memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
“Kita berharap betul Sekolah Rakyat ini bisa menjadi solusi terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat tidak mampu. Apalagi sekolah ini gratis sepenuhnya. Jangan sampai keadaan ekonomi keluarga membuat seorang anak kehilangan kesempatan untuk sekolah dan meraih masa depannya,” katanya, Selasa (1/9).
Menurutnya, pengawasan juga perlu diarahkan pada proses pembinaan siswa. Setiap anak memiliki kondisi yang berbeda sehingga pola pendampingan tidak bisa dilakukan secara seragam. Karena itu, keberadaan guru dan wali asuh menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam evaluasi pelaksanaan program.
Hafid menilai DPRD Kalteng bersama pemerintah daerah perlu melihat secara menyeluruh kebutuhan Sekolah Rakyat, mulai dari kualitas pembelajaran, pembinaan karakter, ketersediaan tenaga pendidik hingga dukungan fasilitas. Evaluasi secara berkala diperlukan agar persoalan yang muncul dapat segera ditangani sebelum menghambat perkembangan siswa.
“Gedung yang bagus penting, fasilitas yang lengkap juga penting. Tetapi yang tidak kalah penting adalah orang-orang yang setiap hari mendampingi anak-anak ini. Guru dan wali asuh harus cukup karena merekalah yang memahami persoalan anak dan ikut membentuk karakter mereka,” tegasnya.
DPRD Kalteng berharap pengembangan Sekolah Rakyat di Kotawaringin Timur tidak berhenti pada penyediaan sarana fisik. Pengawasan akan menjadi bagian penting untuk memastikan program strategis tersebut tetap berpihak kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran dan mampu memberikan hasil pendidikan yang berkelanjutan.(sep/*)












