DPRD Kalimantan Tengah

‎ASN Tangani Karhutla Perlu Keterampilan Teknis

48
×

‎ASN Tangani Karhutla Perlu Keterampilan Teknis

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng, Okki Maulana FOTO: BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai kebijakan pemerintah mengerahkan aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan langkah positif.

Namun, kebijakan tersebut dinilai perlu dibarengi perencanaan matang agar personel yang diterjunkan tidak justru menghadapi risiko keselamatan di lapangan.

‎

‎Anggota DPRD Kalteng, Okki Maulana mengatakan kesiapan personel menjadi hal penting sebelum ASN diturunkan ke lokasi karhutla. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dan pemahaman teknis harus dipastikan terlebih dahulu.

‎

‎“Inisiatifnya bagus, cuman menurutku mitigasi perencanaannya harus lebih diperdalam lagi. Pengecekan kesehatan para ASN yang turun ke lapangan itu juga harus didalami lagi,” katanya, Selasa (1/9).

‎

‎Okki menilai lokasi bencana bukan tempat yang mudah bagi personel yang belum terbiasa menghadapi kondisi darurat. Apalagi sebagian ASN yang dikerahkan memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda dan bukan berasal dari unsur relawan maupun pemadam kebakaran.

‎

‎Kondisi tersebut, berkaitan langsung dengan keselamatan personel sekaligus efektivitas penanganan di lapangan. ASN yang belum memiliki pengalaman menghadapi karhutla dikhawatirkan kesulitan menyesuaikan diri dengan situasi dan prosedur yang berlaku.

‎

‎“Selain menghindari korban jiwa, kita juga kasarnya menghindari kawan-kawan ini malah tidak paham atau belum familiar dengan SOP di lapangan itu seperti apa. Jadinya malah menghambat penanganan,” ujar Okki yang juga menjabat Ketua Umum Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan Kota Palangka Raya.

‎

‎Menurut Okki, penerjunan ASN sebaiknya tidak hanya berorientasi pada jumlah personel yang diturunkan. Setiap anggota perlu mengetahui batas tugas, prosedur keselamatan, serta pola koordinasi dengan petugas yang memang memiliki pengalaman menangani kebakaran.

‎

‎Ia berharap pemerintah melakukan pembekalan dan pemetaan tugas sebelum ASN diterjunkan ke titik-titik rawan. Langkah tersebut dinilai penting agar keterlibatan ASN benar-benar memperkuat penanganan karhutla, sekaligus mencegah munculnya persoalan baru akibat kurangnya kesiapan personel.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *