DPRD Kalimantan Tengah

‎Muhajirin Soroti Ancaman Kebakaran Saat Kemarau

43
×

‎Muhajirin Soroti Ancaman Kebakaran Saat Kemarau

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng Dapil V, Muhajirin FOTO: ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Ancaman kebakaran tempat tinggal, hutan dan lahan menjadi perhatian anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhajirin menyusul kondisi kemarau panjang di Kalteng. Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman tersebut.

Muhajirin menilai kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah meluasnya kebakaran. Terlebih, aktivitas warga di kawasan hutan maupun lahan terbuka cukup berisiko apabila tidak dilakukan dengan hati-hati.

‎

‎“Memang kemarau panjang seperti ini selalu terjadi hampir setiap tahun. Apabila terjadi kemarau panjang, biasanya mesti terjadi kebakaran. Kebakaran itu ada unsur sengaja dan ada juga yang tidak sengaja,” katany, Jumat (28/8).

‎

‎Menurutnya, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan kebakaran. Hal sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan dapat memicu api, terutama ketika kondisi vegetasi dan lahan sangat kering.

‎

‎Muhajirin mengingatkan warga yang masuk ke kawasan hutan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api. “Kesadaran masyarakat memang penting untuk kita utamakan. Kalau mereka memancing atau jalan-jalan ke hutan, jangan sekali-sekali merokok sembarangan. Harus hati-hati,” tegasnya.

‎

‎Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian warga yang menggunakan api untuk membersihkan lahan. Dalam kondisi kemarau, cara tersebut dinilai berisiko karena api dapat merambat ke area lain dan sulit dikendalikan ketika angin bertiup kencang.

‎

‎Selain aktivitas masyarakat umum, Muhajirin menyebut praktik pembakaran untuk kepentingan peternakan juga perlu mendapat perhatian. “Ada juga peternak-peternak yang menggembala atau mencari rumput. Mereka membakar pada saat hujan atau menjelang hujan dengan harapan nanti tumbuh rumput baru. Tempat untuk mengambil rumput itu juga ada yang dibakar,” ujar Muhajirin.

‎

‎DPRD Kalteng mendorong pengawasan di wilayah rawan terus diperkuat, bersamaan dengan edukasi kepada masyarakat. Upaya pencegahan dinilai harus dilakukan sejak awal agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang mengganggu lingkungan dan aktivitas warga.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *