PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pengembangan produk khas daerah mampu menembus pasar internasional. Upaya ini membuka pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat.
Anggota DPRD Kalteng, Sengkon mengatakan potensi usaha lokal cukup besar untuk dikembangkan menjadi komoditas ekspor. Menurutnya, penguatan sektor tersebut perlu dilakukan secara serius agar perekonomian daerah tidak terus bergantung pada komoditas tertentu.
“Kita perlu berpikir ke depan. Jangan sampai hasil ekspor Kalimantan Tengah hanya bergantung pada hasil tambang dan kelapa sawit. Produk khas daerah juga harus kita dorong agar mampu menembus pasar ekspor,” ujarnya, Minggu (30/8).
Selama ini, aktivitas ekspor Kalteng masih banyak ditopang sektor pertambangan dan kelapa sawit. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan sektor usaha lain yang memiliki prospek jangka panjang, terutama produk yang berasal dari potensi dan kekayaan daerah.
Sengkon menilai pelaku usaha harus mulai melihat peluang pasar yang lebih luas. Produk lokal, kata dia, memiliki kesempatan untuk bersaing apabila dibarengi peningkatan kualitas, pengemasan, kapasitas produksi, serta pemahaman terhadap kebutuhan pasar luar negeri.
“Kita harus mulai membangun strategi yang berkelanjutan untuk meningkatkan ekspor produk-produk asli Kalimantan Tengah. Potensi yang ada jangan dibiarkan berjalan sendiri, tetapi harus dikembangkan agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.
Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan lintas sektor. Pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pihak terkait perlu membangun ekosistem yang mampu membantu produk lokal dari sisi pembinaan, pemasaran hingga perluasan jaringan pasar. Dengan begitu, usaha masyarakat tidak berhenti pada produksi, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang berorientasi ekspor.
Sengkon berharap diversifikasi komoditas dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi Kalteng ke depan. DPRD juga mendorong agar potensi produk khas daerah dipetakan dan dikembangkan secara konsisten sehingga mampu menciptakan lapangan usaha baru serta memperkuat perekonomian masyarakat.(sep/*)












