DPRD Kalimantan Tengah

‎Kaum Ibu di Batara Perlu Pelatihan Keterampilan

38
×

‎Kaum Ibu di Batara Perlu Pelatihan Keterampilan

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng Dapil IV, Sirajul Rahman FOTO: ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sirajul Rahman mendorong pemerintah daerah memperluas pelatihan keterampilan produktif bagi kaum ibu.

Menurutnya upaya tersebut dinilai penting untuk membantu masyarakat terutama kaum ibunya meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Wakil rakyat dari Dapil Kalteng IV meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya, menegaskan hasil reses di DAS Barito banyak ibu-ibu di daerah itu memerlukan keterampilan guna mendukung perekonomian rumah tangga.

‎“Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses memerlukan keterampilan khususnya bagi ibu-ibu. Dari keterampilan yang diperoleh itu ibu-ibu bisa membuka usaha untuk menunjang ekonomi rumah tangga,” kata Sirajul yang didamping anggota DPRD Batara Jamilah Rabu (26/8).

Sirajul menyatakan pihaknya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut sesuai kewenangannya sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi. “Secara khususPemerintah daerah perlu  membuka akses pelatihan yang dapat memberikan keterampilan produktif kepada kaum ibu,” kata Sirajul.

‎Menurutnya, kebutuhan peningkatan keterampilan menjadi salah satu aspirasi yang cukup penting disampaikan masyarakat. Pelatihan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu membuka peluang usaha yang dapat dijalankan dari lingkungan keluarga.

‎

‎Sirajul menyebut sejumlah bidang yang bisa dikembangkan, mulai dari menjahit, kuliner hingga pertanian. Namun, keterampilan tersebut perlu diikuti dukungan pemasaran agar produk yang dihasilkan masyarakat tidak berhenti pada tahap produksi.

‎

‎“Pelatihan menjahit, kuliner, maupun bidang pertanian dapat menjadi modal bagi masyarakat untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Namun, pemerintah juga perlu memikirkan aspek pemasaran agar produk masyarakat memiliki pasar dan mampu memberikan nilai ekonomi,” ujarnya.

‎Ia menilai perhatian kepada kaum ibu memiliki kaitan erat dengan ketahanan ekonomi rumah tangga. Ketika perempuan memperoleh ruang untuk mengembangkan keterampilan dan menghasilkan pendapatan, manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam pemenuhan kebutuhan keluarga.

“Perhatian terhadap kaum ibu sangat penting karena mereka memiliki peran besar dalam menopang perekonomian dan kesejahteraan keluarga,” tegas Sirajul.

‎

‎Ia berharap pemerintah daerah dapat memperkuat program pemberdayaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk dukungan pembinaan dan akses pasar.

‎

‎Aspirasi lain yang dihimpun dalam reses juga menyangkut sektor pertambangan emas dan perkebunan. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan DPRD Kalteng untuk dibawa dalam pembahasan di tingkat provinsi, sehingga program pemberdayaan masyarakat dapat diarahkan lebih tepat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *