PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) dan Operasi Pasar Gas LPG 3 Kg Bersubsidi yang digelar di sejumlah Kelurahan yang dijadwalkan 8-19 Juni 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi tepat sasaran kepada warga yang berhak menerima manfaat. “Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya tekanan inflasi,” ujarnya, Selasa (9/6)
Pada pelaksanaan di Kelurahan Pahandut Seberang, pemerintah menyalurkan sebanyak 700 paket sembako murah dan 150 tabung LPG 3 Kg bersubsidi kepada masyarakat setempat. Paket sembako tersebut dijual dengan harga Rp100.000 per paket, berisi Beras Premium 5 kilogram, Gula Pasir 1 kilogram, dan Minyak Goreng Refill 2 liter.
Sementara itu, LPG 3 Kg bersubsidi dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp22.000 per tabung.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan LPG bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Samsul Rizal menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar ini dilatarbelakangi kondisi inflasi Kota Palangka Raya yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2026 mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 4,48 persen, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 2,5 ± 1 persen. Selain itu, kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) turut berdampak pada meningkatnya biaya distribusi dan harga sejumlah kebutuhan pokok. “Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya hadir melalui program operasi pasar untuk membantu masyarakat rumah tangga miskin dan berpenghasilan rendah agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Kegiatan Operasi Pasar Murah dan Operasi Pasar LPG 3 Kg Bersubsidi untuk Sembako akan dimulai dari Kelurahan Pahandut Seberang, Tanjung Pinang, Tumbang Rungan, Bereng Bengkel, Kameloh Baru dari 8-12 Juni dan berlanjut ke Kalampangan, Danau Tundai, hingga Petuk Ketimpun dari 15-18 Juni.
Sedangkan Operasi Pasar LPG 3 Kg Bersubsidi dilaksanakan di empat lokasi, yakni Kelurahan Pahandut Seberang pada 8 Juni, Tanjung Pinang pada 9 Juni, Kalampangan pada 15 Juni, dan Petuk Ketimpun pada 19 Juni 2026, dengan kuota masing-masing sebanyak 150 tabung LPG.
Adapun syarat pembelian LPG 3 Kg bersubsidi meliputi membawa fotokopi KTP penerima manfaat, mengisi logbook yang telah disediakan, serta terdaftar sebagai pengguna LPG 3 Kg bersubsidi.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, meningkatkan daya beli, serta mendukung upaya pengendalian inflasi di wilayah Kota Palangka Raya.(sep)












