PALANGKA RAYA- Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini bertujuan, untuk mengevaluasi kinerja tahun lalu serta memantapkan program kerja tahun anggaran 2026.
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin mengungkapkan, bahwa pertemuan ini difokuskan untuk menyelaraskan proyeksi pendapatan dengan program yang akan dijalankan pemerintah daerah.
“Tentu saja dalam pembicaraan kita seperti di awal tahun, terutama mendengarkan proyeksi mereka, program kerja mereka, apa saja yang akan dilakukan,” ucapnya.
Muhajirin memberikan catatan positif atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalteng tahun sebelumnya yang berhasil menembus angka Rp3 triliun. Angka ini dianggap sebagai pondasi kuat untuk menjalankan pembangunan di tahun 2026.
“Alhamdulillah mereka juga beberapa pendapatan asli daerah melebihi target. Sudah lebih 3 T mereka sudah peroleh PAD-nya,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak legislatif tetap memberikan catatan dan masukan berdasarkan temuan di lapangan selama kunjungan kerja ke berbagai daerah di Kalteng. Langkah ini dilakukan demi mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada di provinsi.
“Kami memberikan masukan kepada kepala Bapenda, kami sampaikan apa adanya karena kita niatnya baik untuk meningkatkan PAD,” pungkasnya. (rdi/rdo)












