PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid menyampaikan, agar rencana perbaikan Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Kota Sampit menuju Pelabuhan Pelindo, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), segera direalisasikan mengingat anggarannya sudah disahkan.
Abdul Hafid mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalteng untuk mempercepat proses pelaksanaan perbaikan ruas jalan tersebut, dengan alasan utama untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kondisi permukaan jalan yang rusak dan berlubang berulang kali telah menjadi penyebab utama kecelakaan selama ini, bahkan beberapa di antaranya menelan korban jiwa,” ucapnya, Rabu (21/1/2026).
Bahkan baru-baru ini, beberapa insiden kecelakaan memprihatinkan kembali merenggut nyawa warga.
“Agar keselamatan pengguna jalan terjamin, perbaikan tidak boleh molor lagi. Jalan ini sudah sering memakan korban karena kondisi rusak,” ujarnya.
Selain ruas menuju pelabuhan, sepanjang Jalan HM Arsyad dari Sampit hingga Samuda dan Ujung Pandaran juga menjadi titik rawan kecelakaan, dengan salah satu faktor penyebabnya adalah kerusakan jalan. Kerusakan tersebut meningkatkan bahaya bagi pengendara, terutama di malam hari atau saat hujan turun dimana lubang sulit terlihat dan sering tergenang air.
Abdul Hafid menyampaikan, bahwa alokasi dana untuk peningkatan Jalan HM Arsyad telah disahkan dan dijadikan prioritas pelaksanaan pada triwulan pertama tahun 2026.
“Alokasi dana sudah disahkan, tinggal bagaimana percepatan realisasinya agar tidak menunggu korban bertambah,” jelasnya.
Ia menegaskan, agar Dinas PUPR Provinsi Kalteng segera mengeksekusi pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga kondisi jalan yang menjadi jalur strategis antar kabupaten di wilayah bagian selatan Kalteng ini dapat kembali aman dan nyaman untuk dilintasi. (rdi/rdo)












