DPRD Kalimantan Tengah

Apresiasi Proyeksi APBD 2026 yang Realistis

194
×

Apresiasi Proyeksi APBD 2026 yang Realistis

Sebarkan artikel ini
Armada

PALANGKA RAYA – Juru Bicara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalimantan Tengah, Armada menyampaikan apresiasi, terhadap proyeksi struktur dan volume Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026.

Proyeksi tersebut menunjukkan, pendapatan daerah sebesar Rp 7,105 triliun lebih, belanja daerah sebesar Rp 7,3 triliun lebih, defisit sebesar Rp 266 miliar lebih, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 266 miliar lebih, dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 266 miliar lebih.

“Fraksi PAN memandang, struktur ini menunjukkan arah kebijakan fiskal yang realistis dan berhati-hati,” ucapnya, saat membacakan pandangan fraksinya di Rapat Paripurna Ke-4 Masa Persidangan | Tahun Sidang 2025, Selasa (14/10/2025) kemarin.

Meskipun terdapat defisit sebesar Rp 266 miliar, Fraksi PAN menilai bahwa angka tersebut masih dalam batas aman, karena dapat ditutupi dari SiLPA. Armada menjelaskan, bahwa SiLPA merupakan akumulasi dari efisiensi anggaran dan pendapatan, yang melebihi target pada tahun-tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Fraksi PAN mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, untuk terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor. Selain itu, Fraksi PAN juga menekankan pentingnya pengendalian belanja operasional, agar anggaran dapat dialokasikan secara lebih efektif, untuk belanja publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Pemprov Kalteng dapat terus fokus pada program-program pembangunan, yang prioritaskan sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Fraksi PAN juga mengingatkan, agar Pemprov Kalteng tetap memperhatikan prinsip transparansi dan akuntabilitas, dalam pengelolaan anggaran. Partisipasi masyarakat, dalam proses perencanaan dan pengawasan anggaran juga dinilai penting, untuk memastikan bahwa anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan publik.

Dengan proyeksi APBD 2026 yang realistis dan pengelolaan anggaran yang baik, Fraksi PAN optimis, bahwa Kalimantan Tengah, dapat terus meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya. (rdi/rdo) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *