DPRD Kalimantan Tengah

Pemadaman Listrik Bergilir, UMKM Terkena Dampaknya

80
×

Pemadaman Listrik Bergilir, UMKM Terkena Dampaknya

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Pemadaman listrik bergilir dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung terhadap pelaku usaha kecil menengah (UMKM).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan mengatakan sektor usaha menjadi kelompok yang paling merasakan dampak ketika pasokan listrik terhenti. Ia meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak terus menekan perekonomian masyarakat.

“Yang sangat terdampak itu pelaku usaha. UMKM, usaha rumah tangga, peternakan, sampai usaha yang mengolah makanan semuanya bergantung pada listrik. Jangan sampai pemadaman justru membuat mereka mengalami kerugian,” katanya, Jumat (26/6).

‎Menurutnya, aktivitas produksi maupun pelayanan kepada konsumen juga dapat terganggu ketika listrik padam dalam waktu tertentu. Kondisi itu berpotensi menghambat pendapatan pelaku usaha, terlebih bagi usaha kecil yang belum memiliki sumber listrik cadangan.

‎Bambang menilai keberadaan PLN semestinya menjadi penunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, setiap rencana pemadaman perlu memperhitungkan dampaknya terhadap pelaku usaha sehingga kerugian dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Kalaupun memang ada kendala teknis, jangan sampai masyarakat yang terus menanggung akibatnya. Keberadaan PLN itu harus menunjang masyarakat, bukan justru membuat aktivitas usaha terganggu. Apalagi usaha-usaha kecil yang menjadi penopang ekonomi keluarga,” ujarnya.

‎

‎Ia mengatakan sektor UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Gangguan pasokan listrik yang terjadi berulang kali dikhawatirkan akan memengaruhi produktivitas serta kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi permintaan konsumen.

‎Karena itu, Bambang meminta PLN segera mencari solusi agar pemadaman dapat diminimalkan, terutama pada jam-jam produktif. Pelayanan kelistrikan yang andal dinilai menjadi salah satu kebutuhan utama untuk menjaga kelangsungan usaha masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalteng.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *