DPRD Kalimantan Tengah

Kepala Daerah Proaktif Jemput Dana Pendidikan ke Pusat

70
×

Kepala Daerah Proaktif Jemput Dana Pendidikan ke Pusat

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Upaya mempercepat perbaikan sarana pendidikan di daerah tidak bisa hanya mengandalkan alokasi anggaran yang datang secara otomatis dari pemerintah pusat. Kepala daerah di seluruh kabupaten/kota diminta lebih aktif membangun komunikasi dan memperjuangkan kebutuhan daerah agar bantuan pendidikan dapat diperoleh lebih maksimal.

‎Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto menilai pendekatan langsung kepada kementerian menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat masuknya program dan anggaran pembangunan ke daerah. Menurutnya, daerah yang aktif menyampaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan memiliki peluang lebih besar mendapatkan perhatian pemerintah pusat.

‎“Kalau memang bisa, kepala daerah itu senantiasa melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat. Jangan hanya menunggu. Kita harus proaktif karena sekarang banyak program kementerian yang bisa diakses daerah. Kalau hanya diam di kantor, tentu akan lebih sulit mendapatkan tambahan bantuan,” ujarnya, Senin(8/6).

‎Ia mengatakan keberhasilan Kalteng mendapatkan program revitalisasi sekolah menjadi contoh bahwa komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat dapat memberikan hasil nyata. Kunjungan pejabat kementerian ke daerah dinilai mampu mempercepat proses verifikasi kebutuhan yang sebelumnya hanya tercatat melalui sistem administrasi.

‎Menurut Sugiyarto, data kerusakan sekolah sebenarnya telah tercatat dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun, kunjungan dan komunikasi langsung tetap memiliki peran penting untuk memperkuat usulan daerah agar menjadi prioritas penanganan. “Ternyata ketika pejabat pusat datang dan melihat langsung kondisi di lapangan, ada manfaatnya. Data memang sudah masuk ke sistem, tetapi dengan pendekatan seperti itu bantuan bisa lebih cepat direalisasikan dan jumlahnya juga bisa bertambah,” katanya.

‎

‎Ia mencontohkan sejumlah daerah yang berhasil memperoleh dukungan program pemerintah pusat setelah aktif melakukan koordinasi dan konsultasi dengan kementerian terkait. Langkah tersebut dinilai perlu menjadi perhatian seluruh kepala daerah di Kalteng.

Sugiyarto berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat. ”Dengan komunikasi yang intens dan langkah jemput bola yang konsisten, berbagai kebutuhan pembangunan pendidikan di daerah dapat dipenuhi lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutupnya.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *