Palangka Raya

Fakta Minyakita di Palangka Raya Langka, Pemko Klaim Harga Masih Stabil

158
×

Fakta Minyakita di Palangka Raya Langka, Pemko Klaim Harga Masih Stabil

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.

PALANGKA RAYA – Minyak goreng bersubsidi Minyakita di Kota Palangka Raya dilaporkan mengalami kelangkaan di sejumlah titik penjualan. Kondisi ini memicu kenaikan harga di tingkat pedagang eceran yang bahkan disebut sempat menembus di atas Rp 20.000 per liter.

Di lapangan, sejumlah pedagang mengaku stok Minyakita tidak selalu tersedia secara rutin. Barang kerap datang dalam jumlah terbatas dan cepat habis saat distribusi masuk ke pasar. Situasi ini membuat sebagian konsumen beralih ke minyak goreng merek lain dengan harga lebih tinggi.

Namun, Pemerintah Kota Palangka Raya menanggapi bahwa berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), harga Minyakita di pasar masih relatif terkendali dan mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter, meski sempat terjadi fluktuasi kecil.

Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan harian untuk memastikan kondisi pasar tetap stabil.

“Kalau minyak kita sebenarnya tidak ada masalah ya. Harga kita saat ini berdasarkan hasil sidak di pasar. HET-nya kan Rp 15.700. Di tanggal 5 sempat ada kenaikan sedikit sekitar Rp 16.000, tapi hari ini kembali stabil,” ujarnya, Senin (8/6/26).

Ia menegaskan bahwa TPID terus aktif melakukan sidak guna mengantisipasi gejolak harga bahan pokok di pasar. Pemerintah juga tengah mendorong perbaikan jalur distribusi agar Minyakita dapat lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Kalau Minyakita ini kan hubungannya dengan Bulog. Kita ingin memutus rantai pasokan supaya bisa langsung masuk ke pasar dan harga lebih stabil,” tambahnya.

Meski demikian, pemerintah mengakui sejumlah komoditas lain seperti bawang merah, ikan, dan sayuran masih mengalami fluktuasi harga di pasar setempat.

Dengan kondisi tersebut, Pemko Palangka Raya menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar ketersediaan dan harga bahan pokok, termasuk Minyakita, tetap terjaga di tengah dinamika pasokan yang terjadi di lapangan. (ifa/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *