DPRD Kalimantan Tengah

Warga Mentaya Seberang Usulkan Tambak Ikan

174
×

Warga Mentaya Seberang Usulkan Tambak Ikan

Sebarkan artikel ini
Legislator DPRD Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda. Hardi Sarjito/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda melaksanakan kegiatan reses perseorangan, di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur. Kunjungan ini dilakukan untuk menjaring langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang memiliki karakteristik unik tersebut.

Sasaran reses ini masyarakat yang tinggal di kawasan pemukiman yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Mentaya. Kondisi geografis ini menjadikan sungai bukan sekadar batas wilayah, melainkan sumber kehidupan utama yang sangat erat kaitannya dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.

Dalam pertemuan dialog dengan warga, Wengga Febri mencatat bahwa aspirasi yang disampaikan sangat relevan dengan potensi alam yang dimiliki. Masyarakat menaruh perhatian besar pada upaya pengoptimalan fungsi perairan untuk kesejahteraan bersama.

“Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah rencana pemanfaatan aliran sungai maupun lahan di sekitarnya untuk dikembangkan menjadi tambak ikan yang produktif. Ini merupakan langkah strategis guna meningkatkan ekonomi warga,” ucapnya, Rabu (15/4/2026).

Selain aspek ekonomi melalui budidaya perikanan, warga juga menyampaikan harapan terkait pengembangan infrastruktur transportasi. Mengingat sungai merupakan jalur utama aksesibilitas di wilayah tersebut, masyarakat berharap adanya perhatian lebih terhadap sarana dan prasarana pendukung transportasi air.

“Masyarakat berharap adanya perhatian lebih agar mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan terjangkau,” ujarnya. Wengga Febri menilai, usulan tersebut sangat tepat dan sesuai dengan karakteristik wilayah yang ada. Ia berjanji akan mencatat seluruh masukan tersebut dan membawanya ke forum legislatif untuk didiskusikan bersama pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk mencari solusi dan dukungan program yang tepat sasaran, sesuai dengan potensi alam yang dimiliki masyarakat setempat.

Kegiatan reses ini diharapkan, dapat menjadi langkah awal untuk menggali potensi lokal yang selama ini belum dikelola secara maksimal. “Melalui sinergi antara aspirasi warga dan dukungan kebijakan, diharapkan Sungai Mentaya dan fasilitas pendukungnya dapat dimanfaatkan secara optimal, demi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Mentaya Seberang ke depannya,” pungkasnya. (rdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *