PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono mengimbau masyarakat, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan uang palsu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia menegaskan, pentingnya mengingat metode 3D yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang untuk memastikan keaslian uang yang diterima.
“Jelang Idul Fitri, aktivitas transaksi keuangan masyarakat meningkat signifikan, baik untuk persiapan kebutuhan hari raya maupun pembagian THR. Hal ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menyebarkan uang palsu,” ucapnya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, metode 3D yang direkomendasikan Bank Indonesia menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mengenali uang asli.
Sudarsono juga mengingatkan, agar masyarakat yang menemukan uang palsu segera melaporkan ke pihak kepolisian atau lembaga terkait untuk dapat ditindaklanjuti dan mencegah kerugian lebih lanjut. (rdi)












