Gunung Mas

Pemerintah Daerah Dorong Kemandirian Ekonomi

21
×

Pemerintah Daerah Dorong Kemandirian Ekonomi

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : Asisten I Setda Gumas Rubi Harris dan Kepala DP2KBP3A Gumas Rina Sari foto bersama setelah pembukaan Peningkatan Kapasitas SDM Pemberdayaan Perempuan di Bidang Ekonomi di GPU Damang Batu, Kuala Kurun, Rabu (21/10/2026) lalu. SEPANYA/RADAR KALTENG

Ada 6.804 Perempuan di Gumas Jadi Kepala Keluarga

KUALA KURUN – Perempuan bukan sekadar penopang keluarga, tapi juga punya potensi besar menjadi penggerak ekonomi. Di Kabupaten Gunung Mas, tercatat 6.804 kepala keluarga dipimpin perempuan. Angka ini menjadi perhatian pemerintah daerah memperkuat kemandirian ekonomi perempuan. Terutama mereka yang jadi tulang punggung keluarga.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pemberdayaan Perempuan di Bidang Ekonomi yang digelar Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) di GPU Damang Batu, Kuala Kurun, Rabu (21/10/2026) lalu.

Asisten I Setda Gumas Rubi Harris yang membuka kegiatan tersebut menegaskan, perempuan memiliki peran strategis, bukan hanya mengurus rumah tangga dan mendidik anak, tapi juga menggerakkan ekonomi, membangun usaha, hingga menciptakan lapangan kerja.

Berdasarkan data kependudukan Gumas, terdapat 43.260 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 36.456 kepala keluarga atau 84,27 persen dipimpin laki-laki, sedangkan 6.804 kepala keluarga atau 15,73 persen dipimpin perempuan.

Dari kelompok perempuan kepala keluarga itu, 2.710 orang atau 39,83 persen bekerja sebagai petani atau berkebun. Sebanyak 536 orang atau 7,88 persen bekerja sebagai wirausaha atau wiraswasta, sementara 24 orang atau 0,35 persen tercatat sebagai pedagang.

Data tersebut menunjukkan bahwa pertanian, perkebunan, dan usaha mandiri menjadi bagian penting dari sumber penghidupan perempuan di Gumas. “Potensi ini perlu terus dikembangkan melalui peningkatan keterampilan, penguatan kewirausahaan, pengelolaan keuangan yang baik, perluasan akses permodalan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk,” ungkap Rubi.

Sementara Kepala DP2KBP3A Gumas dr Rina Sari menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kepercayaan diri perempuan mengelola sumber daya ekonomi agar mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.

Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya Secara Ekonomi: Cerdas Mengelola Keuangan dan Membangun Kemandirian Ekonomi” itu secara khusus menyasar perempuan yang memiliki tanggung jawab besar memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, termasuk perempuan yang berstatus sebagai kepala keluarga. (nya/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *