DPRD Palangka Raya

Rusdiansyah Minta Distribusi Air Bersih Diawasi

22
×

Rusdiansyah Minta Distribusi Air Bersih Diawasi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Palangka Raya Rusdiansyah.

PALANGKA RAYA – Ketepatan pendataan dan pemerataan distribusi menjadi kunci agar bantuan air bersih selama musim kemarau benar-benar menjangkau warga yang mengalami kesulitan. Pemerintah daerah diminta tidak hanya mengandalkan laporan masyarakat, tetapi juga aktif memantau kawasan yang berpotensi mengalami kekurangan air.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Rusdiansyah menegaskan, penyaluran bantuan harus didasarkan pada kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, warga yang paling membutuhkan dapat menjadi prioritas. Sementara potensi ketimpangan distribusi bisa dihindari.

“Pendataan penerima bantuan air bersih harus benar-benar tepat sasaran. Pastikan masyarakat yang memang membutuhkan mendapatkan bantuan, sehingga tidak ada warga yang terlewat,” kata Rusdiansyah, Selasa (20/10/2026).

Menurut dia, pemerintah perlu melakukan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Hasil pemetaan tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan prioritas penyaluran sesuai tingkat kebutuhan masing-masing kawasan.

Untuk mendukung akurasi data, Rusdiansyah mendorong keterlibatan perangkat kelurahan, ketua RT dan RW, serta unsur masyarakat yang memahami kondisi lingkungan setempat. Mereka dinilai memiliki informasi langsung mengenai warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Data penerima juga perlu diverifikasi secara berkala agar sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan. Langkah ini penting untuk mencegah bantuan terkonsentrasi di wilayah tertentu, sementara masyarakat di kawasan lain yang membutuhkan belum mendapatkan pelayanan.

Rusdiansyah menilai pengawasan distribusi tidak kalah penting dari proses pendataan. Pemerintah harus memastikan bantuan yang telah disiapkan benar-benar diterima warga sesuai prioritas kebutuhan.

“Yang terpenting, bantuan air bersih harus sampai kepada warga yang membutuhkan. Pendataan dan pengawasan distribusinya perlu diperhatikan agar bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap langkah pendataan, pemetaan, dan pengawasan dilakukan secara terpadu sehingga penyaluran bantuan air bersih selama musim kemarau dapat berlangsung lebih efektif, merata, dan tepat sasaran. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *