Kalimantan Tengah

Masa Reses Anggota Komisi I, Cek Sumur Bor di Kereng Bangkirai

29
×

Masa Reses Anggota Komisi I, Cek Sumur Bor di Kereng Bangkirai

Sebarkan artikel ini
BAGIKAN MASKER: Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang, membagikan masker dan mainan kepada anak-anak saat kunjungan masa reses di kawasan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Selasa (20/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Andina bersama Lurah Kereng Bangkirai, Babinsa, dan TSAK Kereng Bangkirai juga mengecek sumur bor di kawasan dermaga serta RT 01 dan RT 02, sekaligus menyalurkan bantuan berupa sembako, masker, susu beruang, vitamin, dan oksigen untuk mendukung relawan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG

Bagikan Masker dan Mainan untuk Anak-anak

PALANGKA RAYA – Di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, perhatian terhadap masyarakat dan relawan terus dibutuhkan. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang, turun langsung ke kawasan Kereng Bangkirai, Selasa (20/10/2026), untuk memantau bantuan sekaligus melihat kondisi di lapangan.

Kunjungan dalam rangka masa reses tersebut dilakukan bersama Lurah Kereng Bangkirai, Babinsa, dan Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kereng Bangkirai. Andina mengecek kondisi sumur bor di kawasan dermaga serta sumur bor di RT 01 dan RT 02. Pengecekan itu sekaligus untuk memastikan bantuan yang sebelumnya disalurkan NasDem Pusat dapat dimanfaatkan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Tak hanya memeriksa sarana pendukung pemadaman, diserahkan pula bantuan berupa sembako, susu beruang, masker, vitamin, dan oksigen untuk membantu kebutuhan relawan. Keberadaan sumur bor sendiri menjadi salah satu langkah antisipasi, terutama karena titik-titik tersebut berada di sekitar kawasan permukiman yang perlu dijaga dari ancaman kebakaran.

“Kunjungan hari ini dilakukan pada masa reses. Kami dari Fraksi Partai NasDem DPR RI memberikan bantuan kepada para relawan yang ada di Kereng Bangkirai. Bantuan yang kami berikan berupa dua sumur bor, masker, oksigen, dan susu beruang untuk membantu mengoptimalkan kerja para relawan,” kata Andina.

Di sela-sela perjalanan mengecek sumur bor, suasana kunjungan sesekali diwarnai interaksi hangat dengan anak-anak yang ditemuinya. Andina membagikan masker sekaligus memberikan mainan kepada mereka. Senyum terlihat dari balik masker yang dikenakannya, sementara anak-anak tampak gembira menerima hadiah tersebut. Di tengah situasi yang masih diwarnai persoalan kabut asap, perhatian kecil itu menjadi bagian dari upaya mengingatkan pentingnya melindungi anak-anak dari paparan udara yang tidak sehat.

Andina mengatakan, langkah pencegahan perlu dilakukan sebelum kebakaran meluas. Apalagi, kondisi cuaca yang berpotensi kering dalam waktu panjang dapat meningkatkan risiko karhutla. “Sumur bor ini juga disiapkan sebagai langkah antisipasi, mengingat lokasi ini berada di kawasan permukiman. Kita tentu berharap tidak ada lagi titik api yang muncul. Kami juga berdoa agar masyarakat Kalimantan Tengah selalu diberikan kesehatan,” tegasnya.

Selain memantau bantuan, ia juga melihat kondisi kawasan wisata Kereng Bangkirai yang saat ini mengalami kekeringan. Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri, mengingat kawasan itu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Palangka Raya. Situasi ini juga memperlihatkan dampak musim kering yang tidak hanya berkaitan dengan ancaman kebakaran, tetapi turut memengaruhi kondisi lingkungan dan kawasan yang biasa dikunjungi masyarakat.

Ia berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. “Harapan saya, sebelum karhutla terjadi, harus ada langkah-langkah preventif atau pencegahan. Seperti yang kita ketahui, El Nino ini diperkirakan berlangsung berkepanjangan. Semoga ke depannya, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi agar bencana karhutla seperti ini tidak kembali terjadi pada tahun depan,” pungkasnya. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *