PALANGKA RAYA – Di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pengemudi ojek online (ojol) di Palangka Raya kini bisa memanfaatkan waktu menunggu pesanan untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Mobil bus oksigen keliling milik Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya hadir langsung di lokasi aktivitas mereka, tepatnya di Jalan Yos Sudarso, samping KFC, Sabtu (17/10/26).
Sejak pukul 10.00 WIB, layanan tersebut mulai menyasar para pengemudi ojol yang tengah menunggu antrean pesanan. Warga yang mengalami keluhan seperti batuk, pilek hingga sesak napas dapat memanfaatkan layanan yang disediakan secara gratis tersebut.
Kehadiran mobil oksigen keliling menjadi upaya Pemko Palangka Raya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama mereka yang tetap harus bekerja di luar ruangan ketika kualitas udara terdampak kabut asap.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan penempatan mobil oksigen keliling di kawasan Yos Sudarso merupakan arahan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.
“Untuk hari ini, sesuai arahan Pak Wali Kota, mobil oksigen keliling kita tempatkan di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di samping KFC. Mulai pukul 10.00 WIB, kita sudah melayani teman-teman ojol yang sedang menunggu antrean,” ujarnya.
Menurut Riduan, lokasi operasional mobil oksigen keliling selanjutnya akan menyesuaikan kondisi di lapangan. Kawasan yang terdampak karhutla dan membutuhkan pelayanan oksigen bagi masyarakat menjadi salah satu prioritas.
Pola pelayanan jemput bola ini diharapkan memudahkan warga memperoleh pertolongan tanpa harus selalu mendatangi fasilitas kesehatan. Terlebih, bagi pengemudi ojol yang menghabiskan banyak waktu di jalan, akses layanan yang hadir di dekat tempat mereka bekerja menjadi kemudahan tersendiri.
Salah seorang pengemudi ojol penerima manfaat, Kurniawan, mengaku terbantu dengan kehadiran layanan tersebut. Ia menilai mobil oksigen keliling memudahkan para pengemudi mendapatkan pelayanan kesehatan di sela-sela pekerjaan.
“Layanan ini sangat membantu kami sebagai pengemudi ojol. Saat sedang menunggu antrean, kami bisa memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia tanpa harus jauh-jauh mencari tempat pelayanan,” kata Kurniawan.
Ia berharap mobil oksigen keliling dapat terus hadir di lokasi-lokasi yang ramai aktivitas masyarakat, terutama selama kabut asap masih mengganggu kenyamanan warga dalam beraktivitas.
Ribuan Kasus ISPA Tercatat Sepanjang 2026
Di tengah kondisi tersebut, data Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 7.408 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang 2026. Seluruh 11 puskesmas di wilayah setempat tercatat pernah melaporkan kasus ISPA.
Puskesmas Pahandut mencatat 1.086 kasus, disusul Bukit Hindu sebanyak 1.166 kasus, Menteng 1.119 kasus, Kayon 983 kasus, dan Jekan Raya 859 kasus.
Sementara itu, Panarung mencatat 613 kasus, Kereng Bangkirai 603 kasus, Marina Permai 456 kasus, Kalampangan 452 kasus, dan Rakumpit 71 kasus. Adapun Puskesmas Tangkiling belum mencatat kasus dalam data tersebut. (ifa/)












