KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mulai mematangkan langkah menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026. Targetnya jelas, yakni membawa Gumas kembali meraih penghargaan Swasti Saba melalui pemenuhan berbagai indikator kesehatan dan kelayakan lingkungan di seluruh wilayah.
Hal itu ditegaskan Bupati Gumas Mas Jaya S Monong saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penilaian KKS Kabupaten Gunung Mas di Aula Bapperida Gumas, Senin (12/10/2026).
Dalam rakor tersebut, Bupati Jaya S Monong didampingi Ketua Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS) Mimie Mariatie Jaya S Monong, Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, serta Sekretaris Daerah Richard.
Rakor diikuti pimpinan perangkat daerah terkait, seluruh camat, serta kepala puskesmas se-Gumas. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bagian penting memastikan seluruh persiapan penilaian berjalan terarah dan tak berhenti sebatas pemenuhan administrasi.
Bupati Jaya S Monong menegaskan, persiapan KKS harus dilakukan serius. Terutama memastikan terpenuhinya seluruh indikator penilaian serta kelengkapan dokumen pendukung pada setiap tatanan sesuai Instrumen Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025.
Menurut dia, penghargaan Swasti Saba tidak dapat diraih hanya mengandalkan satu instansi saja. Keberhasilan tersebut membutuhkan kerja bersama pemerintah daerah, perangkat daerah, kecamatan, puskesmas hingga masyarakat.
“Keberhasilan Kabupaten Gunung Mas meraih Swasti Saba membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Sinergi lintas sektor harus diperkuat agar seluruh indikator dapat dipenuhi dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.” Kata Jaya S Monong.
Ia menekankan, semangat Kabupaten Sehat bukan sekadar mengejar penghargaan. Program tersebut harus mampu mendorong terciptanya lingkungan bersih, sehat, aman, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, setiap perangkat daerah dan kecamatan diminta mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Puskesmas juga diharapkan menjadi salah satu ujung tombak dalam menggerakkan masyarakat untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat.
Momentum rakor juga diisi langkah konkret Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat. Ketua FKGMS Mimie Mariatie Jaya S Monong membagikan spanduk sosialisasi hidup sehat kepada perwakilan kecamatan.
Spanduk itu diterima para camat. Selanjutnya dimanfaatkan sebagai media edukasi kepada masyarakat. Pesan yang dibawa sederhana, tapi sangat penting. Yaitu mengajak masyarakat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan Gunung Mas menghadapi penilaian KKS, tapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa predikat Kabupaten Sehat harus dimulai dari lingkungan terkecil, keluarga, desa dan kelurahan,” tegasnya. (nya/ens)












