Kapuas

Tinjau Relokasi Pasar Ikan, Bupati Kapuas Pastikan Jual Beli Tetap Jalan

19
×

Tinjau Relokasi Pasar Ikan, Bupati Kapuas Pastikan Jual Beli Tetap Jalan

Sebarkan artikel ini
PENGECEKAN : Bupati didampingi Sekda Kapuas dan beberapa Kepala Opd mengecek lokasi Proyek WFC. Alx

​KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas, H.M. Wiyatno, melakukan peninjauan langsung ke lokasi Relokasi Pasar Ikan dan Proyek Pembangunan Water Front City (WFC) yang berada di Kompleks Pelabuhan Danum Are, Kuala Kapuas beberapa hari lalu.

​Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara dekat dan memastikan aktivitas jual beli masyarakat tetap jalan, ketersediaan komoditas ikan segar, serta mengawasi fluktuasi harga bahan pangan pasca-pindahnya para pedagang dari lokasi lama di Jalan Mawar.

​Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Sekda Usis I. Sangkai, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Vitrianson, serta Kepala Dinas Perhubungan Teras.

​Relokasi Pasar Ikan ke Pelabuhan Danum Are bersifat sementara. Langkah ini diambil pemerintah daerah lantaran bangunan pasar lama di Jalan Mawar saat ini tengah menjalani tahap rehabilitasi total dan pembangunan infrastruktur pendukung.

​Di sela-sela peninjauan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Teras, menjelaskan bahwa pemilihan Pelabuhan Danum Are sebagai tempat relokasi sementara membawa dampak positif, khususnya dari segi efisiensi logistik para nelayan lokal.

​“Peninjauan relokasi Pasar Ikan berada tepat di Pelabuhan Danum Are sebagai upaya memudahkan para nelayan untuk bongkar muat hasil tangkapannya yang langsung dijual kepada para pedagang,” ujarnya.

​

Dengan jarak yang terintegrasi langsung antara dermaga tambat dan area pasar, proses distribusi pasokan ikan dinilai jauh lebih cepat dan hemat biaya. Hal ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan serta menstabilkan harga ikan segar di pasaran selama masa transisi pembangunan berlangsung.

​Selain memantau relokasi pasar, rombongan Pemkab Kapuas juga meninjau progres pembangunan kawasan Water Front City (WFC) di area pelabuhan tersebut, yang diproyeksikan dapat menata wajah kota Kuala Kapuas menjadi lebih modern, tertata, dan berdaya saing dari sektor pariwisata maupun ekonomi kerakyatan.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *