DPRD Kalimantan Tengah

‎Faridawaty Sediakan Rumah Aman Asap

43
×

‎Faridawaty Sediakan Rumah Aman Asap

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh FOTO: ‎IST

PALANGKA RAYA – Di tengah ancaman kabut asap, anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh menyediakan ruang aman bagi masyarakat di Kantor Partai Nasdem. Langkah ini sebagai upaya perlindungan selama kualitas udara belum kembali membaik.

‎Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Palangka Raya, Katingan dan Gunung Mas ini  menegaskan ”Rumah Aman Asap NasDem” salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terpapar kabut asam. Fasilitas itu diresmikan Jumat (4/9) dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung dari paparan asap.

“Rumah Aman Asap ini kita hadirkan untuk membantu masyarakat selama kondisi kabut asap masih melanda. Kita ingin masyarakat memiliki tempat yang lebih aman sekaligus bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dasar,” katanya usai meresmikan.

‎Rumah Aman Asap tersebut dilengkapi alat bantu pernapasan, tabung oksigen serta obat-obatan ringan untuk membantu masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap. Apabila ditemukan warga dengan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih serius, petugas akan melakukan rujukan ke rumah sakit.

‎Kehadiran fasilitas tersebut menjadi penting di tengah kondisi Kalteng yang masih menghadapi karhutla. Pemprov Kalteng telah menetapkan status tanggap darurat karhutla mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026, sehingga perlindungan masyarakat, khususnya kelompok rentan, menjadi bagian penting dalam penanganan bencana.

‎Faridawaty menyebut pelayanan kesehatan di Rumah Aman Asap mendapat dukungan tenaga kesehatan dari salah satu rumah sakit di Palangka Raya. Tenaga kesehatan tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan selama satu bulan pertama operasional fasilitas.

‎

‎“Hari ini alhamdulillah dengan segala keterbatasan yang kita miliki, kita bekerja sama dengan salah satu tenaga kesehatan dari salah satu rumah sakit yang ada di Palangka Raya,” ujarnya.

‎

‎Menurutnya, perlindungan masyarakat dari dampak asap tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dan partai politik, dapat mengambil peran sesuai kemampuan untuk membantu warga yang terdampak karhutla.

‎

‎Ia juga mendorong struktur NasDem di kabupaten dan kota yang terdampak asap melakukan langkah serupa sesuai kemampuan masing-masing. Hal tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap tempat perlindungan dan pertolongan kesehatan dasar.

‎

‎“Setelah pembukaan ini, kami juga akan mengimbau semua DPD NasDem di kabupaten/kota yang terdampak asap, semampunya kita memberikan tanda empati kita kepada masyarakat Kalimantan Tengah,” tegas Faridawaty. (sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *