DPRD Kalimantan Tengah

‎Ampera Minta Penanganan Jalan Barito Merata

23
×

‎Ampera Minta Penanganan Jalan Barito Merata

Sebarkan artikel ini
‎Anggota DPRD Kalteng Dapil IV, Ampera AY Mebes. ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎‎PALANGKA RAYA – Penanganan sejumlah ruas jalan di wilayah Barito mendapat perhatian Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil IV, Ampera AY Mebas.

Ia mengapresiasi perbaikan yang sedang berjalan. Namun pemerintah memastikan penanganan tidak hanya terfokus pada titik tertentu, melainkan dilakukan secara merata, termasuk pelebaran pada ruas yang masih sempit.‎

‎Ampera mengatakan, kondisi ruas Tamiang Layang menuju Ampah saat ini sudah mengalami perbaikan dan dinilai lebih baik. “Untuk ruas dari Tamiang Layang menuju Ampah, memang ada perbaikan dan kondisinya sudah lumayan bagus,” katanya, Jumat (2/10).‎

‎Menurut Ampera, penanganan juga berlangsung pada ruas Ampah, Pembelong menuju Buntok. Dua jembatan di kawasan tersebut tengah diperbaiki. Selain itu, kawasan Buntok yang kerap mengalami banjir juga mendapat penanganan melalui peningkatan infrastruktur, termasuk pembangunan siring.‎

‎“Kemungkinan penanganannya akan berlanjut, tetapi kita belum tahu persis sampai sejauh mana. Itu kan menggunakan APBN,” ujarnya.‎

‎Ampera juga menyebut sejumlah ruas mendapat dukungan melalui APBD Kalteng. Salah satunya penanganan ruas Patung–Hayaping yang dialokasikan sekitar Rp10 miliar.

Sementara ruas Hayaping–Bento, berdasarkan informasi yang diterimanya, memperoleh dukungan pemerintah pusat sekitar Rp30 miliar melalui Instruksi Presiden (Inpres), meski status jalannya merupakan jalan provinsi.

‎‎Ia menilai perbaikan yang dilakukan perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas jalan. Sebab, masih terdapat sejumlah bagian ruas yang kondisinya sempit meski sebagian lainnya sudah diperbaiki dan dilebarkan.

‎‎“Memang bagus kalau ada penanganan seperti itu. Hanya saja, diharapkan pelaksanaannya bisa lebih merata. Jalan yang sempit diperlebr,” tegas Ampera.

‎‎Ampera berharap program penanganan jalan dan jembatan tersebut dapat dilanjutkan secara bertahap. Pemerintah diminta tidak hanya memperbaiki kondisi permukaan jalan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pelebaran sehingga konektivitas antarkawasan dan aktivitas masyarakat dapat semakin lancar.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *