Kalimantan TengahPalangka Raya

Hanya Batik Air yang Cancel, Sejumlah Maskapai Masih Pertahankan Jadwal Terbang di Bandara Tjilik Riwut

74
×

Hanya Batik Air yang Cancel, Sejumlah Maskapai Masih Pertahankan Jadwal Terbang di Bandara Tjilik Riwut

Sebarkan artikel ini
Hanya Batik Air yang Cancel, Sejumlah Maskapai Masih Pertahankan Jadwal Terbang di Bandara Tjilik Riwut.

PALANGKA RAYA – Aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, bakal tetap berjalan pada Senin (31/8).

Bandara tetap beroperasi meski kondisi kabut asap masih menjadi perhatian ditengah maraknya karhutla.

Sejumlah maskapai masih mempertahankan jadwal penerbangan.

Namun, Batik Air menjadi satu-satunya maskapai yang telah mengonfirmasi pembatalan penerbangan rute Palangka Raya-Jakarta.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura Indonesia, I Made Darmawan, mengatakan pihaknya tetap mempersiapkan operasional penerbangan seperti biasa.

“Besok kami tetap melakukan operasional sebagaimana mestinya. Beberapa maskapai juga sudah memberikan update schedule dan optimistis bisa terbang sesuai jadwal,” ujarnya, Minggu (30/8).

Batik Air dijadwalkan terbang dari Palangka Raya menuju Jakarta pada pukul 07.00 WIB. Namun, penerbangan tersebut telah berstatus batal.

“Untuk besok, yang memberikan schedule cancel baru Batik Air saja. Penerbangan Batik Air dari Palangka Raya ke Jakarta dijadwalkan pukul 07.00 WIB,” jelasnya.

Sementara itu, Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, dan Super Air Jet masih dijadwalkan beroperasi.

“Yang lainnya itu terbang semua, Garuda, kemudian Citilink, kemudian Lion, kemudian Super Air Jet. Yang baru memberikan schedule cancel untuk besok itu hanya Batik Air saja,” katanya.

Di tengah kondisi kabut asap, pihak bandara menegaskan keputusan operasional penerbangan tidak bisa ditentukan sepihak oleh pengelola bandara.

“Kami sebagai operator bandara tidak bisa memberikan informasi bahwa bandara saya ini close. Karena ada kegiatan penanganan karhutla juga yang memang harus kami tetap support,” ungkapnya.

Kondisi cuaca dan jarak pandang menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kelayakan penerbangan. Informasi tersebut diperbarui oleh BMKG, sementara AirNav memberikan pertimbangan operasional kepada pilot dan maskapai.

“BMKG memberikan updating cuaca dan jarak pandang. Kemudian AirNav memberikan pertimbangan kepada kapten dan maskapai. Decision-nya tetap kepada teman-teman maskapai,” tegasnya.

Pihak bandara juga memastikan pelayanan serta hak penumpang tetap menjadi perhatian apabila terjadi perubahan atau pembatalan penerbangan.

“Kami melakukan antisipasi di lapangan terhadap pelayanan penumpang. Kemudian hak-haknya penumpang itu kami pastikan ter-deliver dengan baik,” katanya.

Dengan kondisi yang masih dinamis, pihak bandara berharap cuaca pada Senin pagi membaik sehingga dampak kabut asap terhadap aktivitas penerbangan dapat diminimalkan.

“Mudah-mudahan besok pagi cuacanya lebih baik, kemudian kabut asap ini bisa minimal untuk dampak terhadap penerbangan,” pungkasnya.
(sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *