DPRD Pulang Pisau

Tanamkan Pemahaman Bencana Sejak Dini

58
×

Tanamkan Pemahaman Bencana Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Dwi Saksono, baru-baru ini. FOTO : IST/RADAR KALTENG

PULANG PISAU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau, Dwi Saksono, menekankan pentingnya menanamkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap bencana sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan kebencanaan perlu diperkenalkan kepada anak-anak agar mereka memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“ Kabupaten Pulang Pisau merupakan daerah yang memiliki sejumlah potensi bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, cuaca ekstrem, serta berbagai bencana lainnya. Kondisi ini membutuhkan kesiapsiagaan seluruh lapisan masyarakat,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut, baru-baru ini.
Dwi menilai edukasi kebencanaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga terkait, tetapi juga perlu melibatkan dunia pendidikan serta keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.
“Pemahaman mengenai kebencanaan perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini guna membentuk sikap tanggap dan peduli terhadap keselamatan diri. Dengan pengetahuan yang cukup, mereka akan lebih siap menghadapi situasi darurat dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan,” katanya.
Ia menjelaskan, pendidikan kebencanaan dapat diberikan melalui berbagai metode yang mudah dipahami anak-anak, seperti simulasi evakuasi, pengenalan tanda-tanda bencana, hingga pembelajaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.
Menurutnya, pembentukan budaya sadar bencana sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar terkait kebencanaan. Dengan demikian, mereka tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Dwi juga mengapresiasi berbagai program edukasi kebencanaan yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait.
Ia mendorong kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan yang menyasar kalangan pelajar untuk terus ditingkatkan sehingga jangkauannya semakin luas dan mampu membentuk generasi yang memiliki kesadaran serta kesiapsiagaan terhadap bencana. (ung/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *