Katingan

Bupati Tekankan Sinergi Wujudkan Asta Cita

58
×

Bupati Tekankan Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sebarkan artikel ini
FOTO : DISKOMINFOSTANDI KATINGAN UPACARA : Bupati Katingan, Saiful, S.Pd., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Katingan, baru-baru ini. foto: ist

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 secara khidmat di halaman Kantor Bupati Katingan, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, khususnya dalam memperkuat kemandirian dan kapasitas pembangunan daerah di Bumi Penyang Hinje Simpei.
Bupati Katingan, Saiful, S.Pd., M.Si., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, merupakan ajakan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menyelaraskan potensi lokal dengan visi besar pembangunan nasional.
“Penguatan kemandirian fiskal sangat penting. Daerah harus terus berinovasi dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar tidak terus bergantung sepenuhnya pada dana transfer pusat, sehingga ruang fiskal untuk pembangunan lokal menjadi lebih fleksibel,” ujar Saiful.
Ia juga menekankan bahwa reformasi birokrasi harus berorientasi pada hasil (outcomes), bukan sekadar pemenuhan administrasi. Menurutnya, pelayanan publik harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita harus memanfaatkan digitalisasi terintegrasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Saiful mengungkapkan sejumlah langkah strategis yang perlu diperkuat dalam pelaksanaan otonomi daerah, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis kinerja yang didukung digitalisasi, peningkatan kemandirian fiskal, serta penguatan kolaborasi antardaerah.
“Selain itu, pemerintah juga diharapkan fokus pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, pengurangan kesenjangan wilayah, serta menjaga stabilitas dan ketahanan daerah di tengah berbagai tantangan global,” ucapnya.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi global yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal,” tegasnya.
Upacara tersebut diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Katingan. Turut hadir Wakil Bupati Katingan Firdaus, ST, Sekretaris Daerah Christian Rain, Asisten I Kalpin, Asisten II Adventus, serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Andrei Nathanael. Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Eka Metria bertugas sebagai Perwira Upacara.
Melalui peringatan ini, diharapkan semangat otonomi daerah semakin diperkuat guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing, baik di tingkat daerah maupun nasional. (ndi/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *