Wabup Firdaus Ikuti Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan
KASONGAN -. Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus ST mengikuti Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Camppeat KHDTK Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, baru-baru ini.
Wabup Katingan hadir bersama jajaran terkait, diantaranya Dandim 1019/Katingan, Kapolres Katingan, Kepala Pelaksana BPBD Katingan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan.
Wabup mengatakan, rapat evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah bersama menghadapi potensi karhutla, khususnya pada kondisi cuaca dan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
“Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan penanganan di lapangan sekaligus memastikan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan unsur terkait dalam melindungi masyarakat serta lingkungan,” jelasnya, usai kegiatan.
Menurut dia, keterlibatan unsur pemerintahan, TNI, Polri, BPBD, lingkungan hidup dan kesehatan menunjukkan bahwa penanggulangan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Tetapi juga membutuhkan langkah pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan dampak asap, hingga perlindungan kesehatan masyarakat.
“Bagi masyarakat, upaya tersebut menjadi penting karena karhutla dapat berdampak langsung terhadap kualitas udara, kesehatan, aktivitas sehari-hari, transportasi, pendidikan, serta kondisi lingkungan. Karena itu, pengendalian karhutla membutuhkan respons cepat sekaligus keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Firdaus.
Melalui evaluasi bersama ini, lanjutnya, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan agar potensi titik api dapat ditangani sedini mungkin. “Pemantauan kondisi lapangan, kesiapan personel dan peralatan, serta komunikasi antar lembaga menjadi bagian penting dalam mempercepat respons ketika terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Wabup juga mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla. Antara lain, dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran. “Langkah pencegahan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus potensi kebakaran sebelum meluas,” imbuhnya. (ndi)












