PeristiwaUtama

Pria Asal Magelang Tenggelam di Sungai Katingan

444
×

Pria Asal Magelang Tenggelam di Sungai Katingan

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN KORBAN : Kapolsek Katingan Hilir Ipda Muklisin bersama anggota Satpolair Polres Katingan saat berada di lokasi kejadian, Kamis malam (16/4/2026). FOTO WARGA UNTUK RADAR KALTENG

KASONGAN — Seorang pria bernama Tri Widiatmoko (32) asal Magelang, Jawa Tengah, dilaporkan hilang diduga tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, Desa Telangkah, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diduga hilang saat mandi seorang diri di Sungai Katingan. Saat kejadian, arus sungai dilaporkan cukup deras. Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan korban diduga terseret arus hingga menghilang dari permukaan air.

Kabar hilangnya Tri Widiatmoko juga sempat viral di media sosial Facebook. Salah satu akun bernama Jhon mengunggah informasi, bahwa korban hanyut dan belum ditemukan.

Awalnya, identitas korban sempat belum diketahui oleh warga sekitar. Namun setelah ditelusuri terhadap barang pribadi yang ditemukan di lokasi kejadian, identitas korban akhirnya berhasil dipastikan bernama Tri Widiatmoko.

Penemuan nomor kontak keluarga di lokasi turut membantu proses identifikasi, hingga diketahui korban merupakan warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Peristiwa ini langsung menarik perhatian warga. Sejumlah masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk membantu pencarian.

Hingga saat ini, tim gabungan warga, TNI, polisi, damkar, BPBD dan lainnya masih melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Katingan dan memantau titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus. Derasnya arus sungai menjadi kendala dalam proses pencarian.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono melalui Kapolsek Katingan Hilir Ipda Muklisin membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia bersama sejumlah anggota dan Satpoliair Polres Katingan turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Dari informasi warga, korban sebelumnya sedang mandi di Sungai Katingan, tepatnya di Desa Telangkah. Saat berenang, tiba-tiba korban tidak muncul lagi ke permukaan air. Hingga saat ini, tim gabungan bersama warga masih melakukan pencarian,” kata Muklisin, Jumat pagi (17/4/2026). (ndi/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *