Katingan

Bupati Apresiasi Kebersamaan Masyarakat Katingan

176
×

Bupati Apresiasi Kebersamaan Masyarakat Katingan

Sebarkan artikel ini
SAFARI NYEPI : Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si akan menyerahkan tali asih saat Safari Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Balai Basarah Penyang Hatampung, Desa Tumbang Atei, Kecamatan Sanaman Mantikei, baru-baru ini. FOTO: DISKOMINFOSTANDI KATINGAN

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd., M.Si., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Katingan, Ny. Sumiati Saiful, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Balai Basarah Penyang Hatampung, Desa Tumbang Atei, Kecamatan Sanaman Mantikei, baru-baru ini.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap kehidupan keagamaan, khususnya bagi umat Hindu Kaharingan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut menyerahkan tali asih kepada warga serta menyerahkan Kitab Suci Panaturan kepada pengurus balai sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Saiful menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa keterlibatan berbagai elemen, mulai dari jajaran kecamatan, tokoh agama Hindu Kaharingan, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga pihak perusahaan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan persatuan masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat,” ujar Saiful.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kerukunan, kedamaian, dan toleransi antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Ia mengaku terkesan dengan kehidupan masyarakat Desa Tumbang Atei yang hidup rukun, damai, dan saling menghormati perbedaan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana harmoni sosial dapat terwujud melalui sikap saling menghargai dan kepedulian antarsesama. Ia berharap nilai-nilai tersebut terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Kerukunan dan kedamaian seperti ini adalah anugerah yang harus kita syukuri dan jaga bersama. Dengan menjunjung tinggi toleransi, maka stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial akan tetap terpelihara,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya pemahaman ajaran agama secara benar dan mendalam. Ia berharap Kitab Suci Panaturan yang telah diserahkan tidak hanya menjadi simbol semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai pedoman hidup oleh umat.
Ia mengimbau agar kitab suci tersebut dipelajari secara berkelanjutan dengan bimbingan tokoh agama, sehingga nilai-nilai ajarannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan sesama manusia maupun dengan lingkungan sekitar. (ndi/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *