DPRD Kalimantan Tengah

Dewan Minta Biasiswa Dokter SpesialisAgar Diperbanyak

193
×

Dewan Minta Biasiswa Dokter SpesialisAgar Diperbanyak

Sebarkan artikel ini
omisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto Hardi Sarjito/RADAR KALTENG Foto : Ketua K

PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng mendukung Pemprov Kalteng memberikan biasiswa bagi para dokter untuk mengambil program spesialis. Bahkan jika memungkinkan jumlahnya diperbanyak.
Apalagi tugas pada dokter spesialis setelah lulus nanti akan mengabdi di rumah sakit milik pemerintah provinsi. “Sangat bagus sekali, kalau memang hal itu bisa difasilitasi oleh pemerintah daerah,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk membentuk sinergitas dan memberikan hasil yang maksimal. Misalnya perguruan tinggi seperti Universitas Palangka Raya menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis akan sangat membantu, kekurangan tenaga medis di daerah.
“Apabila ini bisa dikembangkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bisa menyekolahkan dokter-dokter yang ingin mengambil spesialis tertentu yang dibutuhkan oleh rumah sakit baik di RSUD Hanau maupun Rumah Sakit Umum Daerah dr. Doris Sylvanus mapun rumah sakit kabupaten dan kota,” ucapnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima sekitar 64 orang disekolahkan dengan beasiswa. Dengan beasiswa ini tentunya ada ikatan misal sekian tahun mengabdi di Rumah Sakit yang berada di Kalimantan Tengah.
“Saya berharap, kedepannya program beasiswa untuk dokter spesialis ini ditambah, kemudian dibuat kontrak untuk mengabdi di Rumah Sakit di Kalimantan Tengah dalam waktu tertentu,” jelasnya.
Selain itu, beasiswa untuk dokter spesialis ini harus dilakukan secara berjenjang. Apabila masa mengabdinya habis akan ada penggantinya. Sehingga dengan begitu, penanganan kesehatan terkait penyakit tertentu bisa diatasi tanpa harus dirujuk di luar Kalimantan Tengah.
“Oleh karena itu, perencanaan pemberian beasiswa harus dilakukan secara matang melalui Universitas Palangka Raya, dengan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dengan menambah prodi spesialisnya,” ungkapnya.
Menyinggung soal dokter umum, ia menegaskan Kalteng masih membutuhkan dokter umum, bahkan ada puskesmas tidak ada dokter umum dan dokter gigi sama sekali. Antusias masyarakat untuk berobat sudah meningkat, fasilitas ada tetapi tenaganya tidak ada.
Oleh karena itu, untuk menjawab kebutuhan akan dokter, baik itu dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis, pemerintah daerah bisa melakukan kerja sama dengan fakultas kedokteran di perguruan tinggi di Kalimantan Tengah baik itu di Universita Palangka Raya dan lainnya. (rdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *