- Penuhi asupan cairan
Rasa haus dan dehidrasi adalah musuh utama saat puasa. Atur pola minum dengan 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas di malam hari supaya cairan tubuh tetap terpenuhi.
- Pilih jenis olahraga yang tepat
Olahraga berat dapat membuat tubuh anda menjadi mudah lelah. Pilih aktivitas olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang. Olahraga yang cocok saat bulan puasa adalah jalan kaki, yoga, senam, stretching, gym, dan bersepeda. Selain menjaga berat badan tetap ideal, olahraga juga dapat menjaga kesehatan mental.
- Atur waktu olahraga
Waktu berolahraga saat bulan ramadan perlu disesuaikan agar tidak dehidrasi. Waktu olahraga yang paling paling ideal antara lain:
Sebelum berbuka puasa: waktu ini menjadi menguntungan untuk berolahraga karena cairan tubuh akan segera tergantikan saat berbuka Pilih durasi waktu 30-60 menit untuk hasil yang optimal.
Setelah berbuka puasa: anda bisa berolahraga setelah shalat maghrib atau setelah shalat tarawih. Keunggulan olahraga di waktu ini membuat anda bisa melaksanakan olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi, karena sudah mendapatkan asupan energi, pilih waktu setelah shalat maghrib dan tarawih
Setelah sahur: setelah sahur juga menjadi waktu yang paling tepat untuk berolahraga. Keunggulan berolahraga setelah sahur adalah dapat membakar kalori dengan lebih optimal dan membuat tubuh segar seharian. Namun, perlu diingat, anda perlu mengurangi aktivitas setelahnya agar tidak dehidrasi.
Editor: Hanny Suwindari
Sumber : jawapos.com












