Hukum KriminalUtama

‎Belum Usai Kasus Perampokan, Alfamart di Sampit Kembali Jadi Sasaran

204
×

‎Belum Usai Kasus Perampokan, Alfamart di Sampit Kembali Jadi Sasaran

Sebarkan artikel ini
Pencurian di Alfamart Jalan Achmad Yani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim. FOTO : APRI

‎SAMPIT – Aksi kriminal kembali mencabik rasa aman warga Kota Sampit. Di tengah belum terungkapnya dua kasus perampokan dan satu pembobolan ATM, ritel modern Alfamart di Jalan Achmad Yani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi sasaran pencurian, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

‎Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Dalam kondisi lingkungan yang sepi dan minim aktivitas warga, pelaku diduga berjumlah tiga orang merusak rolling door toko yang berada tepat di seberang Puskesmas Ketapang I. Setelah berhasil masuk, mereka dengan leluasa menggasak sejumlah barang dagangan.

‎“Iya, kejadiannya subuh tadi. Dari rekaman CCTV itu ada tiga orang. Situasi sekitar memang dalam keadaan sepi,” ujar salah satu karyawan toko.

‎Rekaman kamera pengawas memperlihatkan ketiga pelaku bergerak cepat menyisir rak-rak barang sebelum akhirnya kabur. Kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta, meski perhitungan akhir masih dalam proses pendataan internal.

‎Karyawan tersebut mengaku terkejut saat mengetahui toko tempatnya bekerja menjadi sasaran pencurian.

‎“Kami tahunya pas mau buka toko dan cek kondisi. Ternyata rolling door sudah rusak. Setelah dicek CCTV, baru kelihatan kejadiannya,” tambahnya.

‎Tak lama berselang, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi.

‎Sementara itu, Kapolres Kotawaringin Timur, Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasi Humas Polres Kotim, Edy Wiyoko, membenarkan laporan tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus.

‎“Laporan sudah kami terima. Anggota sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan. Kami juga sedang mendalami rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi,” jelas Edy.

‎Rentetan kasus kriminal yang terjadi dalam waktu berdekatan ini pun menambah keresahan warga. Harapan kini tertuju pada aparat penegak hukum agar para pelaku segera dibekuk dan keamanan Kota Sampit kembali kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *