Utama

Jejak Perjalanan Tina Siregar Menuju Grand Final Puteri Indonesia 2026

286
×

Jejak Perjalanan Tina Siregar Menuju Grand Final Puteri Indonesia 2026

Sebarkan artikel ini
Siti Agustina Hasian Siregar grand finalis ajang Puteri Indonesia 2026 sebagai perwakilan Kalteng, Selasa (3/2/26). Foto Ist

PALANGKA RAYA – Perempuan kelahiran 18 Agustus 2004 ini merupakan putri dari pasangan Roni Harison Perlaungan Siregar dan Tawin. Dengan latar belakang keluarga sederhana, Tina tumbuh dengan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Perjalanan Tina menuju ajang Puteri Indonesia tidak terjadi secara instan. Dunia modeling menjadi awal langkahnya.

“Awal mula perjalanan saya hingga bisa menjadi salah satu peserta Puteri Indonesia mewakili Kalteng berawal pada tahun 2024, saat saya mulai terjun ke dunia modeling,” ujar Tina, Selasa (3/2/26).

Dari dunia tersebut, Tina mendapatkan banyak pengalaman yang membentuk kepercayaan dirinya. Tahun 2024 menjadi tonggak penting ketika ia terpilih sebagai Putri Muslimah Indonesia 2024.

“Ajang itu menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan saya, karena dari sana saya belajar tentang nilai, karakter, dan tanggung jawab sebagai perempuan muda,” tuturnya.

Langkah Tina kemudian berlanjut ke ajang Putra Putri Pariwisata Kota Palangkaraya. Kembali, kepercayaan diberikan kepadanya. Pada 2025, dia dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Sosial Media Kota Palangkaraya.

“Melalui peran tersebut, saya belajar bagaimana mempromosikan daerah, budaya, dan pariwisata Kalteng melalui media sosial secara positif,” katanya.

Di tengah aktivitasnya di dunia pageant, Tina tetap memprioritaskan pendidikan. Saat ini, dia tengah menyelesaikan studi S1 Ilmu Hukum di STIH Pelopor Bangsa, serta aktif di berbagai organisasi.

“Pendidikan bagi saya tetap nomor satu, karena itu menjadi bekal penting untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Kesempatan mengikuti Puteri Indonesia 2026 datang tanpa pernah dia rencanakan sebelumnya. Tina mengaku awalnya tidak menyangka akan mendapat tawaran tersebut.

“Tanpa pernah saya sangka, saya kemudian mendapatkan tawaran untuk mengikuti pendaftaran sebagai finalis Puteri Indonesia 2026 mewakili Kalteng,” ujarnya.

Tina pun mendaftarkan diri secara daring dan melanjutkan proses seleksi hingga ke tahap seleksi fisik di Jakarta. Dari Kalteng, terdapat tiga peserta calon finalis Puteri Indonesia 2026 yang harus melalui berbagai tahapan penilaian.

“Sistemnya melalui penilaian kepribadian, wawasan, advokasi sosial, hingga penampilan dan interview bersama juri,” jelas Tina.

Selama masa karantina, Tina menghadapi tantangan yang tidak ringan. Jadwal yang padat dan tekanan kompetisi menjadi ujian tersendiri.

“Tantangan terberat bagi saya adalah menjaga kondisi fisik dan mental di tengah jadwal yang padat dan tekanan yang cukup tinggi,” katanya.

Namun, dari proses tersebut, Tina justru mendapatkan banyak pembelajaran.
“Dari karantina ini saya belajar tentang disiplin, ketahanan diri, dan pentingnya kerja sama. Semua itu menjadi pengalaman yang sangat berharga,” tambahnya.

Terkait impian menjadi Puteri Indonesia, Tina mengakui bahwa hal tersebut bukan cita-cita yang ia miliki sejak kecil.

“Kalau sejak kecil belum sepenuhnya, tapi seiring bertambahnya usia dan pengalaman, keinginan itu semakin kuat,” ucapnya.

Menurut Tina, Puteri Indonesia bukan sekadar ajang kecantikan. “Saya melihat Puteri Indonesia sebagai wadah untuk belajar, berkontribusi, dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Kini, Tina Siregar melangkah membawa nama Kalteng di tingkat nasional. Dengan dukungan keluarga, coach, serta orang-orang terdekat, ia bertekad menjalani setiap proses dengan maksimal.

“Perjalanan ini benar-benar menjadi pengalaman yang sangat berharga dan penuh pembelajaran bagi saya,” tutup Tina.

Langkah Tina masih panjang. Namun semangat dan tekadnya telah menjadi representasi perempuan muda Kalteng yang berani bermimpi, bekerja keras, dan siap memberi kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *