Hukum KriminalPeristiwaUtama

Seorang Pria di Palangka Raya Tumbang Usai Tenggak Miras Dioplos Dengan Pertamax

779
×

Seorang Pria di Palangka Raya Tumbang Usai Tenggak Miras Dioplos Dengan Pertamax

Sebarkan artikel ini
Seorang Pria di Palangka Raya Tumbang Usai Tenggak Miras Dioplos Dengan Pertamax. Foto Ist

PALANGKA RAYA – Aksi nekat seorang pria tak dikenal membuat geger pengguna Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Minggu malam (1/2/2026). Pria tersebut ditemukan terkapar di tengah jalan protokol setelah diduga mengalami intoksikasi akibat minuman keras oplosan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu nyaris berujung fatal. Selain membahayakan dirinya sendiri, korban juga sempat membuat resah warga dan pengguna jalan lain.

Tim relawan gabungan dari Emergency Response Palangka Raya (ERP) bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat. Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut tergeletak di badan jalan dengan kondisi tidak stabil.

Kepala Bagian Operasi ERP Palangka Raya, Yustinus Exaudi, mengungkapkan bahwa sebelum tumbang, pria misterius itu sempat bertingkah di luar kendali.

“Menurut keterangan saksi, korban mencoba mengklaim sepeda motor milik warga dan bahkan sempat menenggak bahan bakar minyak jenis Pertamax,” ungkap Yustinus, Senin (2/2/2026).

Aksi tersebut memperkuat dugaan bahwa korban berada di bawah pengaruh alkohol oplosan. Saat dilakukan asesmen awal, pria itu masih sadar, namun tidak mampu memberikan identitas maupun keterangan yang jelas.

“Korban meracau saat ditanya. Dari tubuhnya tercium bau alkohol yang cukup menyengat,” jelasnya.

Untuk mencegah risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas, tim relawan segera melakukan evakuasi. Pria tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Pos Satlantas Bundaran Besar guna penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas pria tersebut masih belum diketahui.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat serius akan bahaya minuman keras oplosan. Selain berisiko tinggi terhadap kesehatan bahkan kematian, konsumsi miras oplosan juga kerap memicu gangguan keamanan di ruang publik.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melapor jika menemukan kejadian darurat serupa. Respons cepat warga sangat membantu mencegah kejadian yang lebih fatal,” pungkas Yustinus. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *