Stok emas di Toko Mas Ruhama, Kota Palangka Raya
PALANGKA RAYA – Sejak jaman dulu hingga sekarang, emas diakui sebagai salah satu sumber investasi yang stabil dan terpercaya di seluruh dunia.
Hal ini dikarenakan nilai emas yang tergolong mampu mempertahankan harganya dari waktu ke waktu.
Ditengah krisis global saat ini, harga emas naik gila-gilaan dan tentunya menjadi pilihan menarik bagi berbagai kalangan masyarakat.
Awal bulan Februari 2026 ini jadi momen kejatuhan harga emas terbesar dalam sejarah pada harga tertingginya di akhir Januari 2026 lalu.
Berikut beberapa harga emas saat Radar Kalteng melakukan pemantauan di Pasar Besar Palangka Raya, pada Minggu (1/2/2026).
Shofwah Karyawan Toko Mas Liga menyampaikan, untuk harga Mas 700 untuk harga satu gram Rp2.200.000, dan untuk harga jual kembali satu gram Rp2.150.000.
Untuk harga Mas 750 untuk harga satu gram Rp2.350.000, dan harga untuk jual kembali Rp2.300.000. Sementara itu Yana Suryana Karyawan Toko Mas Khaira Silver menjelaskan, untuk mas putih kadar 750 itu harga satu gramnya Rp2.200.000, untuk mas putih kadar 375 harga satu gramnya Rp1.300.000, dan untuk emas putih Kadar 420 harga satu gramnya Rp1.600.000.
“Untuk harga jual kembali emas putih itu berdasarkan potongan masing-masing ada yang 10 persen, 15 persen, dan 20 persen,” ucapnya, Minggu (1/2/2026).
Sementara itu Izzati Rabiah Karyawan Toko Surya Mas menyampaikan, untuk Harga Mas USA itu harga satu gramnya Rp2.750.000, dan untuk harga jual kembali satu gramnya Rp2.600.000.
Terakhir Umiyati Karyawan Toko Mas Ruhama menyampaikan harga mas 999 itu untuk satu gramnya Rp2.750.000, dan untuk harga jual kembali satu gramnya Rp2.600.000.
“Untuk saat ini mayoritas masyarakat lebih banyak yang beli emas dan untuk yang jual ada akan tetapi, yang paling banyak itu beli,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu masyarakat bernama Ulfa menyampaikan, dirinya lebih condong membeli, karena untuk investasi kedepannya. (rdo)












