PALANGKA RAYA – Pelaku pencurian terekam kamera pengawas atau Closed-Circuit Television (CCTV). Aksi nekat pencuri itu ramai di media sosial. Dalam aksinya, pelaku menggondol 20 kilogram beras hibrida dan dua tabung gas elpiji 3 kilogram kosong dari sebuah toko, serta membobol apotek yang tepat bersebelahan. Total kerugian dari dua tempat berbeda itu ditaksir mencapai lebih dari Rp 2 juta. Termasuk satu unit kamera CCTV juga dibawa pergi pelakunya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mahir Mahar, Jalan Tjilik Riwut Km 8, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Rekaman CCTV yang beredar luas menunjukkan pelaku beraksi dengan tenang, memanfaatkan situasi sepi sebelum membawa kabur barang-barang kebutuhan pokok milik toko. Dalam video tersebut, terlihat karyawan toko sempat berusaha mengejar pelaku namun gagal.
Pemilik Toko Pasya Fatimah (49) mengungkapkan, saat kejadian dia tidak berada di lokasi. Aksi pencurian terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku lebih dulu memantau keadaan apotek di sebelah tokonya, lalu kembali dan mengambil beras hibrida 20 kilogram serta dua tabung gas elpiji 3 kg kosong. Kerugian dari tokonya ditaksir sekitar Rp 700 ribu.
Dugaan awal Fatimah, pelaku yang terlihat melalui rekaman berjumlah dua orang dan menggunakan mobil saat beraksi. “Di dalam sepertinya ada dua orang lagi,” tambahnya.
Upaya pengejaran sempat dilakukan karyawan toko. Salah satu pegawai, Nia (20), bahkan mencoba mengejar pelaku menggunakan sepeda motor. Namun pelaku berhasil melarikan diri dan tidak sempat tertangkap.
Tak hanya menyasar Toko Pasya, pelaku juga membobol Apotek Sesameh Sehat yang sebelumnya sudah dipantau dan berada tepat bersebelahan. Dari apotek tersebut, pelaku mengambil uang tunai Rp 1,5 juta dari dalam laci serta satu unit kamera CCTV yang terpasang dalam ruangan. Pencurian kamera CCTV itu diduga untuk menghilangkan jejak.
Karyawan Apotek Sesameh Sehat April (24) menjelaskan, pencurian di apotek terjadi kemungkinan pada dini hari, setelah malam sebelumnya melakukan aksi di Toko Pasya. Pelaku masuk dengan cara membobol gembok dan rantai pagar luar. Kondisi pintu dalam yang sudah rusak diduga memudahkan pelaku masuk ke dalam bangunan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Pamapta II SPKT Polresta Palangka Raya bersama piket fungsi Satintelkam dan petugas Identifikasi Satreskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kapolresta Palangka Raya melalui Pamapta II SPKT Ipda Rakhmad Razib menyampaikan, kepolisian telah mengamankan rekaman CCTV, mengumpulkan keterangan korban dan saksi, serta melakukan penyelidikan awal.
Berdasarkan keterangan sementara, pelaku yang beraksi dua orang dan menggunakan kendaraan roda empat. Polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap identitas pelaku.
Polresta Palangka Raya mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui atau mengalami tindak pidana, demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (ter/ens)












