DPRD Palangka Raya

Waspada DBD! Anggota Dewan Ingatkan Bahaya Genangan Air

76
×

Waspada DBD! Anggota Dewan Ingatkan Bahaya Genangan Air

Sebarkan artikel ini
Khemal Nasery

PALANGKA RAYA – Kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang warga Jalan Mendawai, Kota Palangka Raya, mendapat perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Khemal Nasery. Dia mengingatkan masyarakat akan bahaya genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD.

Khemal mengatakan, penyebaran DBD sangat erat kaitannya dengan kondisi kebersihan lingkungan. Menurutnya, nyamuk aedes aegypti sebagai pembawa virus DBD sangat mudah berkembang biak di air yang tergenang, terutama pada wadah-wadah bekas seperti kaleng dan botol.

“DBD itu tidak jauh dari kebersihan lingkungan. Nyamuk senang di tempat-tempat yang kotor dan ada air yang tergenang. Jangan sampai ada air menggenang di kaleng-kaleng atau botol-botol bekas di sekitar rumah,” ujarnya kepada Radar Kalteng, Senin (26/1/2026).

Ia menegaskan, genangan air yang dibiarkan dapat menjadi sarang nyamuk dan berpotensi memperluas penyebaran wabah DBD di Kota Palangka Raya. Karena itu, Khemal mengimbau masyarakat untuk rutin membersihkan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain itu, politikus Partai Golkar itu juga menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu sikap dan keputusan Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan terkait status wabah DBD tersebut, apakah dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) atau tidak.

“Kita menunggu keputusan dari Pemko, khususnya Dinas Kesehatan, apakah ini bisa dikategorikan sebagai kejadian luar biasa. Namun sambil menunggu itu, masyarakat harus tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungannya,” tegasnya.

Ia berharap, dengan kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat, penyebaran DBD di Kota Palangka Raya dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan korban lebih banyak. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *