Hukum KriminalUtama

Polisi Usut Penganiayaan Pelajar Wanita Viral di Medsos

439
×

Polisi Usut Penganiayaan Pelajar Wanita Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini
PENGANIAYAAN: Polres Katingan menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap pelajar berinisial SL (15) yang terjadi di Jalan Pembangunan Km 3, Katingan Hilir, Sabtu malam (10/01/2026). FOTO WARGA UNTUK RADAR KALTENG

KASONGAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Katingan menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar wanita berinisial SL (15) yang terjadi di Jalan Pembangunan Km 3, Katingan Hilir, Sabtu malam (10/01/2026).

Kasus ini menjadi perhatian warga, setelah video kejadian tersebut viral di media sosial Facebook. Polisi telah mengantongi identitas para terduga pelaku dan sedang melakukan pendalaman perkara.

Kejadian bermula saat korban dijemput rekannya berinisial MY untuk berkeliling. Setelah itu, dia dibawa ke sebuah rumah kosong. Di lokasi itu, korban didatangi rombongan perempuan berinisial PT dan AD yang menginterogasi korban terkait dugaan asmara.

Situasi kemudian berujung pada kekerasan fisik berupa penamparan, pencekikan, dibanting, hingga diinjak, sehingga korban mengalami luka di wajah dan tubuh.

Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto melalui Pamapta II Ipda Evan Nataliady menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan pengaduan dari masyarakat terkait kejadian tersebut.

“Kita akan memproses setiap laporan, terutama yang melibatkan kekerasan terhadap anak di bawah umur atau pelajar, secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya, Minggu (11/01/2026).

Dia mengimbau masyarakat, untuk tidak menyebarluaskan video kekerasan tersebut demi menjaga kondisi psikologis korban. “Saat ini penyidik masih mengumpulkan bukti pendukung dan melakukan visum, untuk memperkuat proses hukum,” ungkap Evan.

Menurut dia, Polres Katingan berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan demi memberikan keadilan bagi korban dan menjaga kondusivitas kamtibmas di Kabupaten Katingan. (ndi/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *